Kostum dari Sampah Curi Perhatian di Enviwalk IKN, Pesan Lingkungan Jadi Sorotan

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
16 Jun 2026 20:23
2 menit membaca

NUSANTARA – Semangat menjaga lingkungan hidup digaungkan di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) melalui kegiatan Enviwalk yang digelar di Nusantara Park, Selasa (16/6/2026). Kegiatan hasil kolaborasi Otorita IKN, Bank Indonesia, dan sejumlah mitra pembangunan Nusantara ini menjadi bagian dari peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026.

Ratusan peserta dari berbagai kalangan, mulai dari pegawai Otorita IKN, Aparatur Sipil Negara (ASN), hingga masyarakat sekitar, turut ambil bagian dalam jalan sehat yang tidak sekadar mengajak warga berolahraga, tetapi juga mendorong perubahan pola mobilitas menuju gaya hidup yang lebih ramah lingkungan.

Mengusung tema nasional Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Saatnya Bekerja untuk Iklim, kegiatan ini menjadi ajakan untuk menerjemahkan kepedulian terhadap lingkungan ke dalam tindakan nyata sehari-hari.

Direktur Lingkungan Hidup dan Penanggulangan Bencana Otorita IKN, Lazuardi Nasution, mengatakan Enviwalk dirancang sebagai sarana edukasi yang dekat dengan masyarakat sekaligus memperkuat budaya berjalan kaki sebagai bagian dari upaya mengurangi emisi karbon.

“Seluruh rangkaian kegiatan disusun agar Enviwalk menjadi pengalaman yang menyenangkan sekaligus bermakna. Ini merupakan langkah nyata dalam mewujudkan Nusantara sebagai kota hijau yang mendukung gaya hidup rendah emisi,” ujarnya.

Menurut Lazuardi, kegiatan tersebut mencerminkan komitmen Otorita IKN untuk mengintegrasikan aspek lingkungan, pendidikan, dan pemberdayaan masyarakat dalam proses pembangunan Nusantara.

Salah satu daya tarik Enviwalk tahun ini adalah partisipasi warga yang mengenakan kostum berbahan daur ulang. Berbagai kreasi busana yang terbuat dari plastik bekas, kardus, dan material sisa lainnya tampil mencuri perhatian sekaligus menyampaikan pesan penting tentang pengurangan sampah dan pemanfaatan kembali barang yang masih bernilai guna.

Suwati Ninggisih, warga Sepaku yang ikut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut, mengaku kostum yang dikenakannya dibuat dari berbagai bahan bekas selama kurang lebih satu minggu.

“Pakaian ini dibuat dari plastik bekas yang didaur ulang. Bahkan bando yang saya gunakan juga berasal dari kardus dan plastik bekas. Kami ingin mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memanfaatkan kembali barang-barang yang masih bisa digunakan,” ungkapnya.

Selain Enviwalk, Otorita IKN juga menggelar Pameran Daur Ulang di Sentra Massa IKN yang berlangsung pada 14 hingga 16 Juni 2026. Pameran tersebut menjadi ruang edukasi sekaligus inspirasi bagi masyarakat untuk memahami pengelolaan sampah berkelanjutan dan konsep ekonomi sirkular.

Beragam inovasi pengolahan limbah dipamerkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari budidaya Black Soldier Fly (BSF), pengelolaan bank sampah, hingga berbagai produk kreatif hasil daur ulang yang memiliki nilai ekonomi.

Melalui rangkaian kegiatan ini, Otorita IKN berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan terus meningkat, sekaligus mendorong lahirnya kebiasaan baru yang lebih berkelanjutan dalam kehidupan sehari-hari. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }