Bukan Gajah Biasa, Replika 1,5 Ton dari Kutai Timur Ini Dihadiahkan untuk Jokowi

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
12 Sep 2026 14:46
3 menit membaca

SOLO – Replika gajah raksasa seberat 1,5 ton menempuh perjalanan panjang dari Kutai Timur, Kalimantan Timur, sebelum akhirnya tiba di Kota Solo.

Bukan sekadar perjalanan lintas pulau, replika gajah berukuran jumbo itu bahkan sempat mengalami kecelakaan di tanjakan Sarangan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur.

Replika tersebut kemudian diserahkan warga Kutai Timur, Muhammad Yasin Bowo, kepada Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi), Jumat (11/9/2026).

Ukuran replika gajah itu memang tak biasa. Tingginya mencapai 4,10 meter, panjang 7 meter, dan lebar 3 meter. Dibuat dari kayu, bambu, dan kertas, gajah berwarna kuning emas tersebut turut dihiasi logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI) serta tulisan “Menuju Indonesia Emas.”

Yasin mengatakan, proses pembuatan replika membutuhkan waktu sekitar dua bulan. Jika dihitung hingga pengiriman ke Solo, total biaya yang dikeluarkan mencapai sekitar Rp80 juta.

“Pembuatan dua bulan. Sebelum Agustus (proses pembuatan). (Biayanya) kalau sampai sini (Solo) kurang lebih Rp80 juta,” kata Yasin usai menyerahkan replika tersebut kepada Jokowi di Solo, Jumat.

Dibawa 15 Hari, Naik Kapal Dua Kali

Membawa benda setinggi lebih dari empat meter dengan bobot 1,5 ton dari Kalimantan Timur menuju Jawa menjadi tantangan tersendiri.

Yasin awalnya berencana membawa replika tersebut melalui jalur darat menggunakan jalan tol. Namun, rencana itu urung dilakukan karena ukuran dan bobot muatan dinilai terlalu berat.

Replika gajah akhirnya dikirim melalui jalur laut. Perjalanan tersebut memakan waktu hingga 15 hari dan harus menggunakan kapal sebanyak dua kali.

“Bawanya pakai ini (mobil pickup). Perjalanan 15 hari sampai sini. Naik kapal dua kali,” ungkap Yasin.

Perjalanan belum berakhir setelah tiba di Pulau Jawa. Mobil pickup yang membawa replika gajah tersebut mengalami kecelakaan saat melewati tanjakan Sarangan, Kabupaten Magetan.

Yasin mengungkapkan, kendaraan yang digunakan tidak kuat menanjak hingga akhirnya terguling. Insiden tersebut menyebabkan mobil dan replika gajah mengalami kerusakan.

“Di tanjakan Sarangan goling (terbalik) karena tidak kuat menanjak. Mobil sama replika gajah rusak. Kita benerin di tempatnya Pak Sali Himawan,” ujarnya.

Yasin mengaku sebelumnya tidak mengetahui karakter medan di kawasan Sarangan. Ia menggunakan Google Maps sebagai panduan untuk menentukan rute perjalanan menuju Solo.

Beruntung, replika gajah tersebut masih bisa diperbaiki di lokasi. Setelah proses perbaikan selesai, perjalanan kembali dilanjutkan hingga akhirnya tiba di Solo.

Simbol Apresiasi untuk Jokowi

Yasin menjelaskan, replika gajah tersebut diberikan sebagai bentuk rasa syukur sekaligus apresiasi kepada Jokowi.

Ia menilai Jokowi memiliki perhatian terhadap sejumlah program keagamaan yang digagas kalangan santri, termasuk program pembacaan Al-Qur’an secara nasional dalam rangka Hari Santri Nasional.

“Ini bentuk rasa syukur kami. Kami mengajukan program yang sudah berjalan dari 2016 setelah ditetapkan Pak Jokowi Hari Santri Nasional, kami santri bersatu mengajukan program kepada negara didampingi Pak Jokowi diadakannya pembacaan Al-Qur’an secara nasional di Hari Santri Nasional,” paparnya.

Jokowi: Gajahnya Senang

Kedatangan replika gajah raksasa itu disambut langsung Jokowi. Mantan Presiden RI tersebut terlihat mengapresiasi bentuk dan ukuran replika yang diberikan kepadanya. Dengan nada bercanda, Jokowi bahkan menyebut gajah tersebut tampak bahagia.

“Senang. Gajahnya juga senang, senyum terus,” kata Jokowi sambil tertawa. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }