Ketua DPP ETH Kaltim, Andi Ansong, melakukan kunjungan ke Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Selasa (1/9/2026).JAKARTA — Upaya mengawal kepentingan masyarakat Kalimantan Timur terus dilakukan DPP Lembaga Pemantau Elang Tiga Hambalang (ETH) Kaltim. Ketua DPP ETH Kaltim, Andi Ansong, melakukan kunjungan ke Kantor Staf Presiden Republik Indonesia, Selasa (1/9/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Andi Ansong bertemu dengan Amar Ma’ruf, S.H., M.M., Staf Khusus Kepala Staf Presiden Republik Indonesia. Pertemuan menjadi momentum bagi ETH Kaltim untuk menyampaikan sejumlah aspirasi serta membangun komunikasi langsung dengan pemerintah di tingkat pusat.

Andi Ansong (kiri) bersama dengan Amar Ma’ruf, S.H., M.M.(kanan)
Andi mengatakan, kehadiran ETH Kaltim bukan sekadar menjalankan fungsi pemantauan, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah persoalan di daerah yang membutuhkan koordinasi lintas pemerintahan agar dapat memperoleh penyelesaian secara tepat dan sesuai aturan.
“ETH Kaltim hadir membawa aspirasi masyarakat Kalimantan Timur. Ketika ada persoalan yang belum mendapatkan penyelesaian di daerah, kami siap mengawal aspirasi tersebut hingga ke pemerintah pusat,” ujar Andi.
Ia menambahkan, komunikasi dengan pemerintah pusat penting dilakukan agar berbagai persoalan yang berkembang di tengah masyarakat tidak berhenti pada tingkat daerah saja.
Sejumlah isu yang menjadi perhatian ETH Kaltim di antaranya persoalan hukum, pertanahan, lingkungan, pelayanan publik, hingga kebijakan pemerintah yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.
Andi menegaskan, dalam mengawal setiap aspirasi, pihaknya akan mengedepankan penyampaian informasi secara objektif serta tetap berpegang pada ketentuan hukum yang berlaku.
“Kami ingin menjadi jembatan antara masyarakat dan pemerintah. Aspirasi yang kami kawal harus disampaikan secara bertanggung jawab, objektif, dan berdasarkan ketentuan hukum,” katanya.
Kunjungan ke Kantor Staf Presiden tersebut diharapkan membuka ruang komunikasi yang lebih luas antara elemen masyarakat di Kalimantan Timur dengan pemerintah pusat.
ETH Kaltim menyatakan akan terus melakukan pendampingan terhadap masyarakat serta mengawal berbagai persoalan yang membutuhkan perhatian pemerintah, termasuk ketika penyelesaiannya memerlukan koordinasi hingga tingkat pusat.
Dari Kalimantan Timur, aspirasi masyarakat terus dikawal hingga ke pemerintah pusat.
Tidak ada komentar