Balikpapan Masuk Finalis Nasional OPCC 2026, Rahmad Mas’ud Ajak Warga Perkuat Aksi Iklim

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
16 Sep 2026 22:49
3 menit membaca

BALIKPAPAN — Kota Balikpapan kembali mendapat pengakuan atas komitmennya terhadap isu lingkungan dan perubahan iklim. Balikpapan ditetapkan sebagai National Finalist dalam ajang One Planet City Challenge (OPCC) 2026 yang digagas World Wide Fund for Nature (WWF).

Status tersebut menjadi apresiasi atas berbagai upaya Balikpapan dalam mendorong aksi menghadapi perubahan iklim, sekaligus memperkuat arah pembangunan kota yang rendah emisi dan berkelanjutan.

Pengakuan itu ditandai dengan penyerahan Token of Appreciation kepada Pemerintah Kota Balikpapan dalam Forum Dialog Kebijakan Tingkat Tinggi bertema Akselerasi Transisi Energi Berkeadilan dan Inklusif di Tingkat Kota dan Kabupaten yang digelar di The Westin Jakarta, Selasa (15/9/2026).

Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas’ud menegaskan, capaian tersebut tidak semestinya hanya dimaknai sebagai penghargaan bagi pemerintah daerah.

Menurutnya, keberhasilan menjaga lingkungan merupakan hasil dari keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

“Ini bukan hanya penghargaan untuk pemerintah, tetapi juga untuk seluruh masyarakat Balikpapan. Kota ini milik kita bersama, sehingga menjaganya juga menjadi tanggung jawab kita bersama,” kata Rahmad Mas’ud.

OPCC merupakan kompetisi persahabatan antarkota di tingkat dunia yang mendorong pemerintah daerah memperkuat kebijakan sekaligus aksi nyata dalam menghadapi perubahan iklim.

Dalam proses penilaian, kota peserta dievaluasi tim yang terdiri dari pakar perkotaan internasional. Aspek yang dinilai antara lain ambisi dan aksi iklim, keselarasan dengan target Perjanjian Paris, serta upaya mitigasi, adaptasi dan inovasi dalam pembangunan berkelanjutan.

Rahmad Mas’ud menyebut status finalis nasional harus menjadi pemacu bagi Balikpapan untuk tidak berhenti pada capaian yang telah diraih.

“Status finalis nasional ini harus menjadi penyemangat bagi kita untuk terus memperkuat pembangunan rendah emisi, meningkatkan ketahanan terhadap perubahan iklim, dan memastikan setiap kebijakan pembangunan memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Aksi Lingkungan Dimulai dari Kebiasaan Warga

Rahmad menilai, agenda menjaga lingkungan tidak bisa sepenuhnya dibebankan kepada pemerintah. Kebijakan dan program daerah perlu berjalan beriringan dengan perubahan perilaku masyarakat.

Karena itu, warga Balikpapan diajak memulai aksi dari hal-hal sederhana dalam kehidupan sehari-hari. Mulai dari menghemat listrik dan air, mengurangi penggunaan barang sekali pakai, memilah sampah, menjaga ruang terbuka hijau hingga tidak membuang sampah sembarangan.

“Cinta terhadap kota bukan hanya tentang bangga tinggal di Balikpapan. Cinta juga berarti menjaga apa yang kita punya agar tetap baik dan bisa dinikmati generasi berikutnya,” katanya.

Setelah masuk sebagai finalis nasional OPCC 2026, Balikpapan berpeluang melanjutkan ke tahapan We Love Cities.

Tahapan tersebut membuka ruang partisipasi masyarakat untuk mendukung kota-kota yang dinilai memiliki komitmen terhadap aksi iklim dan pembangunan berkelanjutan.

Rahmad Mas’ud pun mengajak masyarakat turut menyebarluaskan kampanye Balikpapan melalui media sosial dengan menggunakan tagar #WeLoveBalikpapan.

Namun, ia mengingatkan agar dukungan tersebut tidak berhenti sebatas kampanye digital.

Menurutnya, partisipasi masyarakat harus diterjemahkan dalam tindakan nyata untuk menjaga lingkungan dan kualitas hidup di Kota Balikpapan.

“Balikpapan harus terus menjadi kota yang nyaman, hijau, tangguh, dan berkelanjutan. Itu hanya bisa terwujud kalau pemerintah dan masyarakat berjalan bersama,” ujarnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }