Korban Aksi Pamer Alat Vital di Bontang Trauma, Polisi Buru Pelaku

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
8 Agu 2025 22:28
Warta 0
2 menit membaca

BONTANG – Aksi tak senonoh bikin geger warga Bontang. Seorang pria tak dikenal nekat memamerkan alat vital di sebuah toko aksesoris di Jalan Samratulangi, Kelurahan Tanjung Laut, Kamis (7/8/2025).

Korban, seorang karyawan perempuan, mengalami trauma berat. Usai kejadian, ia menangis histeris dan meminta tolong.

Pemilik toko, Nur Uzlifah, membenarkan insiden tersebut saat dihubungi melalui WhatsApp. Ia mengungkapkan, korban tengah sendirian menjaga toko saat pelaku datang.

“Dia nangis. Kaget dan takut sekali. Apalagi dia baru lulus sekolah agama dan nggak pernah berurusan dengan laki-laki. Tiba-tiba ada kejadian seperti itu,” kata Nur.

Kronologi Kejadian

Menurut Nur, pelaku datang mengendarai sepeda motor. Ia masuk ke toko masih mengenakan helm dan masker. Saat ditanya, pelaku mengaku ingin membeli peniti.

“Setelah dapat barang yang dicari, dia malah memamerkan itunya ke karyawan saya. Lalu membayar dan pergi,” jelas Nur.

Yang mengejutkan, Nur mengaku pelaku itu pernah melakukan aksi serupa tahun lalu di sebuah toko sembako di Bontang. Ciri-cirinya sama, termasuk pakaian, helm, hingga tanggal kejadian.

“Sepertinya memang ada kelainan. Bahkan, setelah kejadian kemarin, dia sempat lewat lagi di depan toko dengan motor yang sama, tapi bajunya sudah ganti,” tambah Nur.

Ia berharap polisi segera menangkap pelaku. “Kalau waktu itu saya ada di toko, mungkin langsung saya hajar. Kasihan sekali karyawan saya diperlakukan seperti itu,” ucapnya geram.

Kapolres Bontang AKBP Widho Anriano memastikan pihaknya sudah menurunkan tim untuk memburu pelaku.

“Pelaku sedang kami identifikasi. Mudah-mudahan segera tertangkap, sehingga kita tahu apa motifnya,” ujarnya.

Ia menegaskan, perbuatan tersebut tidak pantas dan merusak kenyamanan warga.

“Kami akan bertindak tegas. Kota Bontang harus bebas dari aksi memalukan seperti ini,” tegas Kapolres. [FAHRUL RAZI]

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }