Bunda Harum Tekankan Pentingnya PAUD, Fondasi Karakter Anak Dimulai Sejak Dini

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
11 Sep 2026 19:13
3 menit membaca

BONTANG — Pendidikan anak usia dini (PAUD) menjadi salah satu perhatian Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dalam menyiapkan generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, dan memiliki fondasi kuat sejak masa awal pertumbuhan.

Komitmen tersebut kembali ditegaskan Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Timur, Sarifah Suraidah Harum atau Bunda Harum, saat melakukan kunjungan kerja ke sejumlah lembaga PAUD dan Taman Kanak-Kanak (TK) di Kota Bontang, Jumat (11/9/2026).

Kunjungan itu dilakukan untuk melihat langsung proses pembelajaran sekaligus memperkuat sinergi antara sekolah, keluarga, dan pemerintah dalam mendukung tumbuh kembang anak.

Dalam agenda tersebut, Bunda Harum mengunjungi empat sekolah, yakni TK Qurrota A’yun, TK Al Huda, TK Nurul Iman, dan TK Al Ikhwan. Ia berinteraksi langsung dengan anak-anak, tenaga pendidik hingga para orang tua.

Turut mendampingi Kepala Diskominfo Kaltim Ririn Sari Dewi, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdikbud Kaltim Armin, pengurus TP PKK Kaltim serta jajaran terkait lainnya.

Suasana kunjungan berlangsung hangat. Bunda Harum tak sekadar meninjau kegiatan belajar, tetapi juga bercengkerama, bermain dan membacakan dongeng untuk anak-anak.

Di hadapan para pendidik dan orang tua, ia mengingatkan bahwa usia PAUD dan TK merupakan periode emas atau golden age yang sangat menentukan perkembangan anak.

“Pendidikan di masa PAUD dan TK ini adalah pondasi terpenting dalam keluarga. Di sinilah karakter, pola pikir, kebiasaan hidup sehat dan nilai kasih sayang pertama kali ditanamkan,” ujar Bunda Harum.

Menurutnya, pondasi yang kuat pada masa usia dini akan membantu membentuk anak menjadi pribadi yang lebih tangguh ketika tumbuh dewasa. Karena itu, pendidikan anak tidak dapat hanya dibebankan kepada sekolah.

“Jika pondasi di usia dini ini kuat melalui sinergi yang baik antara sekolah dan rumah, anak-anak kita akan tumbuh menjadi pribadi yang tangguh di masa depan,” lanjutnya.

Dorong PAUD ke SD yang Menyenangkan

Selain memperkuat peran keluarga, Bunda Harum yang juga menjabat Ketua TP PKK Kaltim turut menegaskan pentingnya gerakan Transisi PAUD ke SD yang Menyenangkan.

Ia menilai anak-anak perlu diberikan ruang untuk berkembang sesuai tahapan usianya, tanpa dibebani tuntutan akademik secara berlebihan.

Menurutnya, kemampuan membaca, menulis dan berhitung (calistung) tidak seharusnya menjadi tekanan bagi anak melalui pola pembelajaran maupun tes yang kaku.

Pendekatan pembelajaran di usia dini, kata dia, harus lebih banyak memberikan ruang bagi anak untuk bermain, bereksplorasi, berinteraksi dan membangun rasa percaya diri.

Pemprov Kaltim juga terus mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik PAUD, pemenuhan kebutuhan gizi anak sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting, serta penciptaan lingkungan belajar yang aman dan ramah anak.

Langkah tersebut dinilai penting karena keberhasilan pendidikan anak usia dini tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran di sekolah, tetapi juga oleh kondisi lingkungan keluarga dan pemenuhan kebutuhan dasar anak.

Melalui kunjungan tersebut, Bunda Harum berharap kolaborasi antara pemerintah, pengelola lembaga pendidikan dan orang tua di Kota Bontang semakin kuat.

PAUD dan TK diharapkan tidak hanya menjadi tempat anak memperoleh pendidikan awal, tetapi juga menjadi mitra strategis keluarga dalam membangun karakter, kesehatan dan kecerdasan anak sejak usia dini.

Dengan fondasi yang kuat, generasi Kaltim diharapkan tumbuh menjadi anak-anak yang sehat, cerdas, percaya diri dan berakhlak mulia. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }