Pemkab Kutim Siapkan 150 Rumah Layak Huni di Tiga Kecamatan

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
10 Sep 2026 12:37
2 menit membaca

NEWSBORNEO.ID – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) melalui Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (Perkim) menyiapkan pembangunan 150 unit Rumah Layak Huni (RLH) pada tahun anggaran 2026.

Program tersebut akan menyasar masyarakat di Kecamatan Bengalon, Muara Wahau, dan Kombeng. Saat ini, calon penerima masih melalui tahapan verifikasi faktual sebelum ditetapkan sebagai penerima bantuan.

Kepala Bidang Permukiman Dinas Perkim Kutim, Mohammad Noor, mengatakan seluruh calon penerima diperiksa langsung ke lapangan. Langkah tersebut dilakukan karena jumlah usulan yang masuk dari tingkat RT, desa hingga kecamatan melampaui kuota rumah yang tersedia.

“Tidak ada satu pun pemohon bantuan yang tidak kami datangi langsung ke lapangan. Kami harus melihat kondisi nyata, tidak hanya berdasarkan meja atau kertas,” jelas Noor saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/9/2026).

Hasil pengecekan lapangan selanjutnya menjadi dasar penentuan skala prioritas. Kondisi rumah, kelengkapan administrasi, hingga status lahan menjadi bagian yang diperiksa sebelum calon penerima dibahas dalam rapat Kelompok Kerja Perumahan dan Kawasan Permukiman (Pokja PKP).

Pokja PKP melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, sementara Dinas Perkim Kutim bertindak sebagai koordinator.

Noor menjelaskan, calon penerima wajib memiliki KTP dan Kartu Keluarga Kutai Timur serta lahan yang memiliki bukti legalitas.

“Bisa saja seseorang sudah memiliki rumah, tetapi kondisinya belum layak huni. Itu yang kami lihat langsung melalui verifikasi faktual,” terangnya.

Sebanyak 150 unit yang diprogramkan tahun ini merupakan rumah baru tipe 36. Setiap bangunan berukuran 6 x 6 meter, memiliki dua kamar tidur masing-masing berukuran 3 x 3 meter, serta dilengkapi kamar mandi dan WC.

Program tersebut melanjutkan pembangunan RLH yang sudah dilakukan Pemkab Kutim pada tahun-tahun sebelumnya.

Pada 2024, sebanyak 79 unit rumah baru dibangun di Kecamatan Sangatta Utara dan Sangatta Selatan. Jumlahnya meningkat pada 2025 menjadi 205 unit yang tersebar di Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Teluk Pandan, dan Rantau Pulung.

Pada tahun yang sama, pemerintah daerah juga melaksanakan program bedah rumah sebanyak 473 unit di empat kecamatan tersebut.

Sementara program bedah rumah pada 2026 masih menunggu kepastian alokasi melalui APBD Perubahan.

“Kalau untuk bedah rumah, insyaallah akan dianggarkan pada anggaran perubahan sesuai yang disampaikan kepada kami. Sementara untuk pembangunan baru, proses 150 unit ini sedang berjalan,” pungkas Noor. (adv)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }