Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris didampingi Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib dan Kepala Dispopar Bontang Eko Mashudi saat penutupan Festival Pemuda Kota Bontang, Minggu (24/5/2026). (Newsborneo)BONTANG – Festival Pemuda Kota Bontang 2026 resmi ditutup Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris di halaman parkir Stadion Bessai Berinta, Minggu (24/5/2026) malam.
Penutupan festival menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Bontang untuk menegaskan pentingnya peran generasi muda dalam pembangunan daerah, terlebih dengan posisi strategis Bontang sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).
Dalam sambutannya, Agus Haris menilai Festival Pemuda bukan sekadar ajang hiburan, tetapi ruang lahirnya kreativitas anak muda yang mampu menggabungkan budaya lokal dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, kemampuan menjaga tradisi sekaligus beradaptasi dengan dunia digital menjadi modal penting untuk mencetak generasi yang tangguh dan berdaya saing.
“ Kreativitas berbasis nilai-nilai lokal inilah yang akan membentuk karakter pemuda Bontang menjadi tangguh, mandiri, dan mampu bersaing secara global,” ujarnya.
Ia menegaskan keberagaman yang dimiliki Kota Bontang harus menjadi kekuatan, bukan pemisah. Dengan latar belakang suku dan budaya yang beragam, Bontang dinilai memiliki potensi besar untuk membangun ruang kreativitas yang lebih inklusif.
Agus Haris juga mengajak seluruh pemuda agar menjadikan festival tersebut sebagai titik awal untuk melahirkan karya-karya baru yang lebih besar.
Pemkot Bontang, kata dia, berkomitmen terus membuka ruang bagi pengembangan bakat generasi muda, baik di bidang seni, budaya, maupun ekonomi kreatif.
“Sinergi antara pemuda dan pemerintah menjadi kunci untuk membawa Bontang lebih maju, apalagi posisi kita saat ini sebagai mitra strategis IKN,” tegasnya.
Turut hadir dalam penutupan Festival Pemuda itu Wakil Ketua Komisi C DPRD Bontang Muhammad Sahib, Kepala Dispopar Bontang Eko Mashudi, jajaran OPD, serta tamu undangan lainnya.
Tidak ada komentar