63 Ribu Paket Seragam, Sepatu dan Tas Gratis Mulai Didistribusikan ke Pelajar Kaltim

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
15 Agu 2026 14:28
3 menit membaca

SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur mulai mendistribusikan puluhan ribu paket perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar SMA, SMK, dan SLB di seluruh wilayah Kaltim.

Program tersebut merupakan bagian dari realisasi program prioritas “Jospol Pendidikan” Tahun Anggaran 2026 yang digagas Pemprov Kaltim di bawah kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud.

Gubernur Rudy Mas’ud mengatakan, proses distribusi dilakukan secara bertahap dan ditargetkan seluruh paket telah diterima siswa sebelum penghujung tahun 2026.

“Semoga sebelum akhir tahun sudah diterima para siswa dan siswi kita se-Kaltim,” ujar Rudy di Samarinda, Jumat.

Bantuan perlengkapan sekolah tersebut diberikan kepada sekolah negeri maupun swasta. Pengadaan dilakukan melalui mekanisme pembelian barang dan jasa secara elektronik atau e-purchasing.

Lebih dari 63 Ribu Paket Disiapkan

Berdasarkan data Pemprov Kaltim, total bantuan yang disiapkan mencapai 63.548 paket untuk tiga jenjang pendidikan.

Rinciannya, 34.389 paket untuk SMA/MA yang tersebar di 332 sekolah, 28.308 paket untuk SMK di 208 sekolah, serta 851 paket untuk SLB di 36 sekolah.

Distribusi awal telah dimulai di sejumlah sekolah. Untuk jenjang SMA, sebanyak 535 paket telah disalurkan ke SMA Negeri 10 Samarinda.

Selain itu, penyaluran tahap awal juga menyasar SMA Negeri 2 Sangatta, Kutai Timur sebanyak 36 paket dan SMA Negeri 3 Tenggarong, Kutai Kartanegara sebanyak 143 paket.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, Armin, mengatakan distribusi dilakukan secara bertahap mengingat proses produksi dan pengiriman harus menjangkau satuan pendidikan di seluruh kabupaten/kota.

“Pendistribusian dilakukan secara bertahap karena proses pekerjaan dan pendistribusian dilakukan langsung oleh penyedia ke seluruh satuan pendidikan yang tersebar di 10 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Timur,” jelas Armin.

SLB Mulai Akhir Agustus, SMK September

Untuk jenjang SLB, sebanyak 851 paket dijadwalkan mulai didistribusikan pada akhir Agustus 2026.

Sementara untuk jenjang SMK, distribusi tahap pertama diprioritaskan ke dua kota besar, yakni Balikpapan dan Samarinda, pada pekan kedua September 2026.

Balikpapan akan menerima 5.216 paket, sedangkan Samarinda mendapatkan 7.833 paket pada tahap awal tersebut.

Armin menjelaskan, paket bantuan yang diberikan mencakup kebutuhan utama siswa, yakni pakaian seragam putih abu-abu, sepatu dan tas.

Saat ini, sebagian perlengkapan masih dalam tahap produksi oleh pihak penyedia sebelum didistribusikan langsung ke sekolah-sekolah penerima.

Bagian dari Program Jospol Pendidikan

Program “JosPol Pendidikan” merupakan salah satu program unggulan Pemprov Kaltim yang diarahkan untuk memperkuat akses dan dukungan pendidikan bagi masyarakat.

Program tersebut mencakup pemberian fasilitas sekolah gratis, seperti seragam, sepatu dan tas, sekaligus peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik melalui pemberian insentif bulanan.

Program Jospol Pendidikan mulai dilaksanakan pada 25 Juni 2025. Pada tahap awal, fokus program diarahkan pada pemberian insentif rutin bagi guru honorer dan tenaga pendidik keagamaan di Kaltim.

Memasuki Tahun Anggaran 2026, perhatian program diperluas dengan mempercepat distribusi perlengkapan sekolah gratis bagi pelajar.

Pemprov Kaltim berharap program tersebut dapat membantu meringankan beban orang tua sekaligus memastikan kebutuhan dasar siswa untuk mengikuti proses pembelajaran dapat terpenuhi.

Dengan distribusi yang dilakukan secara bertahap hingga ke seluruh 10 kabupaten/kota, pemerintah daerah menargetkan seluruh penerima manfaat mendapatkan paket perlengkapan sekolah tersebut sebelum akhir 2026. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }