Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sebuah rumah indekos di Jalan Jenderal Sudirman, Gang Intraco, Balikpapan Kota, setelah seorang pria bernama Yudha Reza Pahlefy (45) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Senin (13/7/2026) pagi.BALIKPAPAN – Warga dan penghuni sebuah rumah indekos di kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Gang Intraco Nomor 37, Kelurahan Damai, Kecamatan Balikpapan Kota, digegerkan dengan penemuan seorang pria yang telah meninggal dunia di dalam kamar kosnya, Senin (13/7/2026) pagi.
Korban diketahui bernama Yudha Reza Pahlefy (45), warga asal Kebumen, Jawa Tengah. Berdasarkan hasil penyelidikan awal, korban diduga meninggal dunia akibat penyakit paru-paru yang telah lama dideritanya.
Peristiwa itu terungkap setelah salah seorang penghuni kos, Ronal Silalahi (23), mencium aroma tidak sedap yang berasal dari salah satu kamar saat hendak menuju kamar mandi sekitar pukul 06.00 Wita.
Karena merasa curiga, Ronal mencoba memastikan sumber bau tersebut dengan mengintip melalui jendela kamar yang dalam kondisi terbuka. Saat itulah ia melihat korban terbaring di atas tempat tidur tanpa tanda-tanda kehidupan.
Kondisi tubuh korban yang telah membengkak membuat saksi segera meminta bantuan penghuni kos lainnya sebelum melaporkan kejadian tersebut kepada pemilik indekos.
Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold HY Kumontoy melalui Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Abu Sangit menjelaskan, setelah mengetahui kejadian tersebut, saksi bersama penghuni lainnya langsung menghubungi pemilik kos untuk meminta bantuan.
“Setelah melihat kondisi korban, saksi segera memanggil penghuni kos lainnya dan melaporkan kejadian itu kepada pemilik kos,” ujar Abu Sangit.
Pemilik indekos kemudian meneruskan informasi tersebut kepada Ketua RT setempat yang selanjutnya menghubungi Bhabinkamtibmas dan Babinsa untuk penanganan lebih lanjut.
Sekitar pukul 07.30 Wita, personel Samapta bersama piket fungsi Polresta Balikpapan dan Polsek Balikpapan Selatan tiba di lokasi. Petugas langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan awal, serta meminta keterangan dari sejumlah saksi.
Selanjutnya, sekitar pukul 08.15 Wita, jenazah korban dievakuasi menggunakan ambulans mitra Inafis Polresta Balikpapan menuju RSUD Dr. Kanudjoso Djatiwibowo untuk menjalani pemeriksaan medis dan visum.
Dari hasil penyelidikan sementara, polisi menduga korban meninggal akibat penyakit paru-paru basah atau efusi pleura yang telah lama dideritanya. Korban diketahui merupakan mantan karyawan CV Mangkok Mas KKT yang telah berhenti bekerja karena kondisi kesehatannya terus menurun.
“Dugaan sementara korban meninggal dunia karena sakit yang sudah lama dideritanya,” kata Abu Sangit.
Ia menjelaskan, setelah tidak lagi bekerja, korban tinggal seorang diri di kamar kos tanpa didampingi keluarga. Kondisi kesehatan yang semakin memburuk diduga membuat korban meninggal dunia tanpa sempat mendapatkan pertolongan.
Polisi memperkirakan korban telah meninggal lebih dari satu hari sebelum ditemukan. Dugaan tersebut diperkuat oleh kondisi jenazah yang sudah mengalami pembengkakan saat ditemukan oleh penghuni kos.
Meski mengarah pada kematian akibat sakit, aparat kepolisian tetap melakukan serangkaian pemeriksaan untuk memastikan penyebab kematian korban dan menyingkirkan kemungkinan adanya unsur tindak pidana.
Hingga saat ini, jenazah masih berada di RSUD Dr. Kanudjoso Djatiwibowo Balikpapan untuk kepentingan visum. Sementara Unit Reskrim Polsek Balikpapan Selatan terus melakukan pendalaman guna memastikan seluruh fakta terkait peristiwa tersebut. (*)
Tidak ada komentar