Proyek yang bersumber dari APBD 2026 itu memiliki nilai pagu anggaran Rp1,592 miliar dan dikerjakan oleh CV Dama Utama Nuansa. Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan pada 3 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 130 hari kalender.PANGKEP – Menjelang kedatangan ribuan peserta Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Korpri Tingkat Nasional 2026, Pemerintah Kabupaten Pangkep mulai mempercantik salah satu ikon ruang publiknya. Alun-Alun Citra Mas di Kelurahan Padoang-Doangan, Kecamatan Pangkajene, kini tengah direvitalisasi melalui proyek senilai lebih dari Rp1,59 miliar yang ditargetkan rampung sebelum pelaksanaan ajang nasional tersebut pada Agustus mendatang.
Proyek yang bersumber dari APBD 2026 itu memiliki nilai pagu anggaran Rp1,592 miliar dan dikerjakan oleh CV Dama Utama Nuansa. Surat Perintah Kerja (SPK) diterbitkan pada 3 Juni 2026 dengan masa pelaksanaan selama 130 hari kalender.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Pangkep, Irwan, menegaskan bahwa penataan Alun-Alun Citra Mas bukan sekadar proyek mempercantik kota, melainkan bagian dari kesiapan daerah sebagai tuan rumah MTQ Korpri Tingkat Nasional bersama Kota Makassar.
“Ini adalah kegiatan yang memang dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan MTQ Korpri Tingkat Nasional. Karena kegiatan ini berskala nasional dan akan dihadiri peserta dari seluruh Indonesia, tentu kita ingin memberikan kesan terbaik bagi para tamu yang datang ke Pangkep,” kata Irwan.
Revitalisasi yang dilakukan menyasar berbagai titik yang selama ini membutuhkan pembenahan. Area lapangan yang sebelumnya hanya dipaving sebagian dan banyak mengalami kerusakan akan dipasang paving block secara menyeluruh. Selain itu, sistem drainase di dalam kawasan lapangan juga dibangun untuk mengatasi persoalan genangan yang kerap muncul saat hujan.
Tak hanya itu, tribun penonton akan dibersihkan dan dicat ulang agar terlihat lebih representatif. Fasilitas pendukung berupa WC umum juga dibangun di bagian belakang tribun, disertai penataan kawasan belakang yang selama ini belum tertata optimal.
Menurut Irwan, pembenahan tersebut diharapkan mampu mengubah wajah Alun-Alun Citra Mas menjadi ruang publik yang lebih nyaman, tertata, dan layak menjadi salah satu pusat kegiatan masyarakat maupun event berskala besar.
Di tengah pelaksanaan proyek tersebut, muncul pertanyaan dari sebagian masyarakat terkait nasib proyek-proyek prioritas lainnya di lingkungan Dinas PUTR. Menanggapi hal itu, Irwan memastikan revitalisasi Alun-Alun Citra Mas tidak mengganggu 12 proyek prioritas yang telah direncanakan pemerintah daerah.
“Perlu dipahami bahwa anggaran penataan alun-alun ini berbeda dengan anggaran proyek prioritas lainnya. Jadi sama sekali tidak mengganggu pelaksanaan 12 proyek prioritas PUTR. Bahkan sebagian besar sudah berkontrak dan beberapa sudah berjalan di lapangan,” tegasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa sejumlah pekerjaan konstruksi sempat mengalami penyesuaian jadwal akibat kenaikan harga BBM yang berdampak langsung terhadap harga material bangunan. Kondisi tersebut membuat pihaknya harus melakukan koreksi ulang terhadap Harga Perkiraan Sendiri (HPS) agar proses pengadaan tetap sesuai ketentuan.
Dengan revitalisasi yang kini berjalan, Alun-Alun Citra Mas tak hanya dipersiapkan sebagai wajah Pangkep saat menyambut ribuan kafilah MTQ Korpri Nasional, tetapi juga menjadi investasi jangka panjang bagi masyarakat. Setelah perhelatan nasional berakhir, kawasan tersebut diharapkan hadir sebagai ruang publik yang lebih modern, bebas genangan, nyaman digunakan, dan menjadi kebanggaan baru warga Pangkep.(Irw)
Tidak ada komentar