Pemkot Samarinda Kejar Verifikasi 17 Calon Siswa yang Belum Terdata Pasca-SPMB

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
13 Jul 2026 19:41
3 menit membaca

SAMARINDA – Pemerintah Kota Samarinda terus berupaya menyelesaikan persoalan yang dialami sejumlah calon siswa SMP pada pelaksanaan Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026. Dari 36 aduan yang masuk, sebanyak 19 calon siswa telah mendapatkan sekolah dan kini mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), sementara 17 lainnya masih dalam proses penelusuran.

Perkembangan tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Harian Kepala Inspektorat Kota Samarinda, Firdaus Akbar, usai Tim Pengawas (Timwas) melakukan pendalaman terhadap seluruh laporan yang diterima terkait pelaksanaan SPMB tahun ini.

Menurut Firdaus, tim telah mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dilaporkan masyarakat dan menyiapkan langkah penyelesaian agar para siswa tetap memperoleh akses pendidikan.

“Timwas sudah menindaklanjuti seluruh pengaduan dan menemukan solusi atas 36 kasus yang dilaporkan. Dari jumlah tersebut, 19 siswa sudah mendapatkan sekolah dan bahkan telah mengikuti MPLS,” ujarnya saat ditemui di Kantor Inspektorat Kota Samarinda, Senin (13/7/2026).

Ia menjelaskan, para siswa yang berhasil memperoleh sekolah tersebut ditempatkan di sejumlah SMP negeri yang masih memiliki kapasitas dan tidak membatasi pilihan sekolah tertentu.

Namun demikian, pekerjaan pemerintah belum sepenuhnya selesai. Sebanyak 17 calon siswa lainnya hingga kini belum berhasil terlacak sehingga proses verifikasi masih terus dilakukan oleh Inspektorat bersama Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Samarinda.

Firdaus mengatakan pihaknya belum dapat memastikan apakah belasan siswa tersebut telah memperoleh sekolah secara mandiri, termasuk kemungkinan diterima di sekolah swasta.

“Kami masih melakukan penelusuran. Belum diketahui apakah mereka sudah masuk ke sekolah swasta atau masih perlu diverifikasi lebih lanjut melalui pihak sekolah,” katanya.

Karena itu, tim gabungan terus melakukan pengecekan lapangan guna memastikan seluruh calon siswa mendapatkan hak pendidikan yang layak dan tidak ada yang tertinggal akibat kendala dalam proses penerimaan peserta didik baru.

Meski masa pendaftaran resmi telah berakhir, Firdaus optimistis solusi masih dapat ditemukan bagi siswa yang belum terdata.

Menurutnya, Disdikbud Samarinda terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk memperoleh informasi terbaru terkait keberadaan para calon siswa tersebut.

“Teman-teman di Dinas Pendidikan masih melakukan verifikasi lanjutan. Kami optimistis 17 siswa yang tersisa ini nantinya tetap bisa mendapatkan jalan keluar,” ujarnya.

Firdaus mengakui ruang gerak pemerintah saat ini memang lebih terbatas karena tahapan administrasi penerimaan siswa baru telah selesai. Namun upaya pencarian dan verifikasi tetap dilakukan selama pelaksanaan MPLS berlangsung.

“Secara formal masa pendaftaran memang sudah berakhir. Saat ini kami masih berusaha mencari informasi terkait keberadaan 17 siswa tersebut,” tambahnya.

Pemerintah Kota Samarinda berharap sebagian dari siswa yang belum terlacak sebenarnya telah diterima di sekolah swasta sehingga tidak lagi berada dalam kondisi belum memperoleh sekolah.

“Harapan kami, semoga ada di antara mereka yang sudah diterima di sekolah swasta sehingga persoalan ini bisa segera terselesaikan,” pungkas Firdaus.

Pemkot Samarinda menegaskan akan terus mengawal proses penyelesaian aduan SPMB hingga seluruh calon siswa mendapatkan kepastian pendidikan dan tidak ada yang kehilangan hak untuk mengenyam bangku sekolah pada tahun ajaran baru 2026/2027. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }