Disnaker Bontang Siapkan Job Fair Empat Hari, Sasar Ratusan Pencari Kerja

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
11 Jul 2026 20:30
2 menit membaca

BONTANG – Kabar baik bagi para pencari kerja di Kota Bontang. Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Bontang menargetkan sedikitnya 100 lowongan pekerjaan tersedia dalam ajang Job Fair 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1 hingga 4 September mendatang.

Kegiatan yang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas kesempatan kerja tersebut diperkirakan akan diikuti sekitar 30 perusahaan dari berbagai sektor, dengan dominasi perusahaan industri yang beroperasi di Kota Bontang.

Kepala Bidang Pelatihan dan Produktivitas serta Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Bontang, Takdir Mannang, mengatakan pihaknya optimistis target penyediaan 100 lowongan kerja dapat tercapai melalui partisipasi perusahaan-perusahaan besar yang selama ini menjadi penopang sektor industri di daerah.

“Insyaallah target kami minimal tersedia 100 lowongan kerja. Mayoritas berasal dari perusahaan industri, termasuk PT Pupuk Kalimantan Timur, sejumlah anak perusahaannya, serta PT Badak LNG,” ujar Takdir.

Menurutnya, Job Fair tahun ini dirancang untuk mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan secara langsung sehingga proses rekrutmen dapat berlangsung lebih efektif dan efisien.

Untuk mendukung hal tersebut, Disnaker akan menyediakan stan khusus bagi setiap perusahaan peserta. Melalui fasilitas tersebut, para pelamar dapat langsung menyerahkan berkas lamaran kerja dan memperoleh informasi terkait kebutuhan tenaga kerja yang tersedia.

“Setiap perusahaan akan memiliki stan tersendiri sehingga pencari kerja bisa berinteraksi langsung dan menyerahkan lamaran sesuai posisi yang dibutuhkan,” jelasnya.

Tidak hanya menawarkan peluang kerja, Job Fair 2026 juga akan membuka kesempatan bagi generasi muda untuk memperoleh pengalaman melalui program pemagangan.

Berdasarkan komunikasi awal yang dilakukan Disnaker, PT Badak LNG berencana membuka program magang bagi peserta yang memenuhi kualifikasi. Sementara itu, PT Pupuk Kalimantan Timur diketahui telah lebih dahulu menjalankan program pemagangan sebagai bagian dari pengembangan sumber daya manusia.

“Informasi awal yang kami terima, PT Badak LNG akan membuka program pemagangan. Sedangkan PT Pupuk Kaltim sudah lebih dulu memiliki program tersebut,” katanya.

Saat ini, Disnaker Bontang masih mematangkan berbagai persiapan teknis pelaksanaan kegiatan, termasuk koordinasi dengan perusahaan peserta dan penyelesaian aspek pendanaan.

Takdir mengungkapkan bahwa kepastian anggaran masih menunggu persetujuan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Namun demikian, ia memastikan agenda Job Fair tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal yang telah ditetapkan.

“Kami terus melakukan persiapan. Meskipun proses anggaran masih berjalan, kegiatan ini tetap menjadi prioritas karena merupakan program yang mendapat perhatian dan arahan langsung dari Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni dan Wakil Wali Kota Agus Haris,” ungkapnya.

Melalui Job Fair 2026, Pemerintah Kota Bontang berharap dapat membuka lebih banyak akses kerja bagi masyarakat, sekaligus membantu perusahaan memperoleh tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri yang terus berkembang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }