PT KPC Bantah Isu Tanggul Jebol Picu Banjir di Sangatta

Redaksi
6 Feb 2026 21:27
2 menit membaca

SANGATTA — Video limpasan air di dalam wilayah konsesi PT Kaltim Prima Coal (KPC) yang beredar luas di media sosial sejak Kamis (5/2/2026) sore memicu kekhawatiran publik. Rekaman tersebut menimbulkan dugaan adanya kebocoran sistem pengelolaan air perusahaan tambang itu, bahkan dikaitkan dengan banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sangatta, Kabupaten Kutai Timur (Kutim).

Dalam potongan video yang beredar, terlihat genangan air melintasi salah satu ruas jalan di area konsesi KPC. Aliran air tersebut sempat menghambat kendaraan angkutan karyawan yang hendak melintas. Video lain memperlihatkan sejumlah pekerja KPC mengoperasikan alat berat untuk menangani limpasan air tersebut.

Menanggapi isu tersebut, General Manager External Affairs & Sustainable Development (ESD) PT KPC, Wawan Setiawan, menegaskan bahwa tidak ada kejadian tanggul jebol sebagaimana yang ramai diperbincangkan. Ia memastikan peristiwa itu hanyalah luapan air atau overflow akibat curah hujan tinggi.

“Informasi tanggul jebol itu dari mana? Di area tambang, ketika hujan deras, air bisa mencari titik terendah dan meluap ke jalan. Itu yang terjadi kemarin. Isunya hanya sempat menghambat kepulangan karyawan,” ujar Wawan saat dikonfirmasi, Jumat (6/2/2026).

Wawan menekankan, di wilayah tersebut tidak terdapat tanggul seperti yang diasumsikan dalam video. Infrastruktur yang ada berupa embankment atau tanggul pengaman yang merupakan bagian dari sistem pengelolaan air tambang.

“Di kami tidak ada tanggul seperti yang dimaksud dalam video itu. Yang ada adalah embankment untuk pengelolaan air, dan kondisinya terkendali,” jelasnya.

Ia menyayangkan beredarnya video tanpa disertai penjelasan yang utuh, sehingga memicu spekulasi dan keresahan di masyarakat. Menurutnya, kondisi tersebut telah ditangani dan tidak berdampak pada lingkungan di luar area konsesi.

Ke depan, PT KPC berencana memperketat aturan internal terkait penyebaran informasi oleh karyawan. Wawan menilai, dokumentasi visual tanpa keterangan resmi berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di ruang publik.

“Kami akan menegakkan aturan internal. Jangan sampai ada karyawan merekam lalu menyebarkan video tanpa penjelasan yang jelas,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kutai Timur, Aji Wijaya Effendie, memastikan pihaknya telah menurunkan tim Pejabat Pengawas Lingkungan Hidup untuk melakukan pengecekan langsung di lapangan. Langkah ini dilakukan guna memastikan apakah limpasan air di area konsesi KPC memiliki keterkaitan dengan banjir yang terjadi di Sangatta.

“Saya sudah perintahkan pengawas lingkungan sejak tadi malam untuk melakukan check and recheck terhadap kondisi di lapangan dan mengaitkannya dengan situasi banjir saat ini,” kata Aji.

Hingga Jumat siang, DLH Kutim masih menunggu laporan resmi hasil pemeriksaan tim pengawas. “Kami masih menunggu laporan lengkap dari pengawas kami di lapangan,” pungkasnya. (PRA/HAF)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
content-ciaa-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

118000601

118000602

118000603

118000604

118000605

118000606

118000607

118000608

118000609

118000610

118000611

118000612

118000613

118000614

118000615

118000616

118000617

118000618

118000619

118000620

118000621

118000622

118000623

118000624

118000625

118000626

118000627

118000628

118000629

118000630

118000631

118000632

118000633

118000634

118000635

118000636

118000637

118000638

118000639

118000640

118000641

118000642

118000643

118000644

118000645

118000646

118000647

118000648

118000649

118000650

118000651

118000652

118000653

118000654

118000655

118000656

118000657

118000658

118000659

118000660

118000661

118000662

118000663

118000664

118000665

118000666

118000667

118000668

118000669

118000670

118000671

118000672

118000673

118000674

118000675

128000666

128000667

128000668

128000669

128000670

128000671

128000672

128000673

128000674

128000675

128000676

128000677

128000678

128000679

128000680

128000681

128000682

128000683

128000684

128000685

128000686

128000687

128000688

128000689

128000690

128000691

128000692

128000693

128000694

128000695

128000696

128000697

128000698

128000699

128000700

128000701

128000702

128000703

128000704

128000705

128000706

128000707

128000708

128000709

128000710

128000711

128000712

128000713

128000714

128000715

128000716

128000717

128000718

128000719

128000720

128000721

128000722

128000723

128000724

128000725

128000726

128000727

128000728

128000729

128000730

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

138000426

138000427

138000428

138000429

138000430

138000431

138000432

138000433

138000434

138000435

138000436

138000437

138000438

138000439

138000440

208000341

208000342

208000343

208000344

208000345

208000346

208000347

208000348

208000349

208000350

208000351

208000352

208000353

208000354

208000355

208000356

208000357

208000358

208000359

208000360

208000361

208000362

208000363

208000364

208000365

208000366

208000367

208000368

208000369

208000370

208000371

208000372

208000373

208000374

208000375

208000376

208000377

208000378

208000379

208000380

208000381

208000382

208000383

208000384

208000385

208000386

208000387

208000388

208000389

208000390

208000391

208000392

208000393

208000394

208000395

208000396

208000397

208000398

208000399

208000400

208000401

208000402

208000403

208000404

208000405

208000406

208000407

208000408

208000409

208000410

208000411

208000412

208000413

208000414

208000415

content-ciaa-1701