
BALIKPAPAN – Peringatan Hari Bakti TNI Angkatan Udara (TNI AU) ke-79 menjadi momentum untuk mengenang jasa dan pengorbanan para pahlawan udara sekaligus memperkuat semangat pengabdian prajurit dalam menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Upacara puncak peringatan yang digelar di Lapangan Lanud Dhomber, Balikpapan, Rabu (29/7/2026), dipimpin Komandan Lanud (Danlanud) Dhomber, Kolonel Pnb Kisworo, dengan diikuti personel TNI AU serta unsur terkait.
Dalam kesempatan tersebut, Kolonel Kisworo membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Udara (KASAU) yang menegaskan bahwa Hari Bakti TNI AU merupakan momentum bersejarah untuk mengenang gugurnya para perintis Angkatan Udara saat menjalankan misi kemanusiaan pada 29 Juli 1947.
Kala itu, pesawat Dakota VT-CLA yang membawa bantuan obat-obatan dari negara sahabat ditembak oleh Belanda di wilayah Yogyakarta. Peristiwa tersebut merenggut nyawa tiga pelopor TNI AU, yakni Komodor Muda Udara Adisutjipto, Komodor Muda Udara Abdulrahman Saleh, dan Opsir Muda Udara Adisumarmo Wirjokusumo.
“Perlu kita ketahui bersama bahwa Hari Bakti TNI AU mengingatkan kita pada peristiwa 79 tahun silam, ketika para pendahulu gugur dalam menjalankan misi kemanusiaan membawa bantuan obat-obatan bagi Indonesia. Pengorbanan itu menjadi teladan bagi seluruh prajurit TNI Angkatan Udara,” ujar Kisworo.
Menurutnya, nilai perjuangan para pahlawan udara harus terus menjadi inspirasi bagi seluruh prajurit untuk meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kesiapsiagaan dalam menghadapi tantangan pertahanan udara yang semakin kompleks.
Hal tersebut sejalan dengan tema Hari Bakti TNI AU ke-79, “Dengan Meneladani Semangat Juang Para Pahlawan, TNI Angkatan Udara Siap Mendukung Percepatan Transformasi Nasional Menuju Indonesia Maju.”
Selain upacara, Lanud Dhomber juga menggelar berbagai kegiatan sosial sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bakti TNI AU. Kegiatan tersebut meliputi pengobatan gratis, khitanan massal, donor darah, bakti sosial, hingga kerja bakti membersihkan rumah-rumah ibadah seperti masjid, gereja, dan pura di wilayah Balikpapan.
“Kegiatan sosial sudah kami laksanakan beberapa hari sebelum puncak peringatan. Ada khitanan massal, pengobatan gratis, donor darah, bakti sosial, serta kerja bakti membersihkan tempat-tempat ibadah. Hari ini merupakan puncaknya melalui pelaksanaan upacara Hari Bakti TNI AU,” jelasnya.
Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan tersebut semakin mempererat hubungan antara TNI Angkatan Udara dengan masyarakat serta memberikan manfaat nyata bagi warga.
Pada kesempatan yang sama, Danlanud Dhomber juga mengungkapkan apresiasinya terhadap kehidupan masyarakat Balikpapan yang dinilai mampu menjaga kerukunan di tengah keberagaman.
“Saya sangat terkesan dengan kehidupan masyarakat Balikpapan. Meskipun masyarakatnya majemuk, toleransi dan kehidupan bermasyarakat berjalan dengan damai dan tenteram. Kondisi seperti ini harus terus kita pertahankan,” ungkapnya.
Menurut Kisworo, situasi yang kondusif tersebut tidak terlepas dari sinergi yang selama ini terjalin antara TNI, Polri, pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Timur.
“Kami terus memperkuat sinergi dengan Forkopimda Kota Balikpapan, Kota Samarinda, maupun Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur. Kolaborasi ini akan terus ditingkatkan agar Lanud Dhomber dapat memberikan kontribusi terbaik dalam mendukung pertahanan negara sekaligus menjaga stabilitas daerah,” tuturnya.
Peringatan Hari Bakti TNI AU setiap 29 Juli menjadi pengingat bahwa semangat pengabdian, profesionalisme, serta kemanunggalan TNI dengan rakyat merupakan fondasi utama dalam menjaga keutuhan bangsa dan kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (*)
Tidak ada komentar