Dok. Damkartan Bontang.
SEEKOR ular piton sepanjang sekira 3 meter ditemukan di tengah permukiman warga di Jalan Kapal Layar 3, RT 22, Kelurahan Lok Tuan, Bontang, Kamis (23/4/2026) pagi. Hewan melata itu memicu kekhawatiran warga sebelum akhirnya dievakuasi tim pemadam kebakaran.
Laporan awal datang dari seorang warga bernama Aziz yang menemukan ular tersebut di area sekitar rumahnya. Keberadaan piton di lingkungan padat penduduk itu segera dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bontang.
Tim Rescue Regu 2 (Bravo) Pos Loktuan merespons laporan tersebut tanpa jeda. Petugas berangkat pukul 06.30 WITA dan tiba di lokasi hanya dalam waktu sekitar lima menit, menunjukkan respons cepat terhadap potensi ancaman di permukiman.
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan evakuasi dengan peralatan standar. Proses penanganan berlangsung singkat, sekitar 10 menit, hingga ular berhasil diamankan tanpa insiden.
Penanganan dinyatakan selesai pada pukul 06.45 WITA. Tidak ada korban dalam kejadian tersebut, baik dari warga maupun petugas yang terlibat dalam evakuasi.
Kemunculan ular piton di kawasan permukiman bukan kali pertama terjadi di wilayah Bontang. Kondisi lingkungan yang berdekatan dengan semak, saluran air, atau area yang masih menjadi habitat alami satwa liar kerap menjadi faktor pemicu kemunculan hewan tersebut ke area hunian.
Selain itu, perubahan tata ruang dan aktivitas manusia di sekitar wilayah penyangga juga berpotensi mendorong satwa keluar dari habitatnya. Situasi ini membuat interaksi antara manusia dan satwa liar semakin sering terjadi.
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Bontang mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada pagi dan malam hari. Warga diminta segera melapor jika menemukan satwa liar agar dapat ditangani secara cepat dan aman. [ZK]
Tidak ada komentar