Baznas Kaltim Target Kumpulkan Zakat Rp16 Miliar

Ilustrasi seorang bayar zakat.

BADAN Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kaltim menargetkan pegumpulan zakat sepanjang 2023 sebesar Rp16 miliar. Target tersebut naik dua kali lipat dibanding pencapaian pada 2022 lalu sebesar Rp8,7 miliar.

Ketua BAZNAS Kaltim Ahmad Nabhan mengungkapkan, pengumpulan zakat dan sedekah mengalami tren peningkatan setiap tahun. Pada 2021 lalu, Baznas berhasil mengumpulkan Rp6,8 miliar.

Jumlah tersebut naik Rp1,9 miliar pada 2022 lalu menjadi Rp8,7 miliar. Untuk tahun ini, Baznas menargetkan pengumpulan zakat dan sedekah sebesar Rp16 miliar. Ahmad Nabhan mengatakan, target tersebut bisa tercapai jika umat Islam dan perusahaan di Kaltim membayar zakat melalui BAZNAS.

“Mudah-mudahan di tahun 2023 ini meningkat dibandingkan tahun 2022, karena target yang diberikan oleh pusat mencapai Rp 16 miliar. Kami sangat berharap kepada kaum muslimin khususnya Pegawai Negeri Sipil hendaknya menyalurkan zakatnya kepada BAZNAS Kaltim,” harapnya dikutip dari laman Pemprov Kaltim, Kamis (6/4/2023).

Untuk mendorong pembayaran zakat melalui Baznas, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi langsung menyerahkan zakat di Olah Bebaya Kantor Gubernur Kaltim. Pembayaran zakat ini juga diikuti pejabat pemprov, instansi vertikal, BUMD serta perusahaan.

“Zakat itu sebuah kewajiban, tidak bisa diapa-apain dari pada dipaksa lebih bagus kesadaran sendiri,” ujar Isran.

Mantan bupati Kutai Timur itu pun mengimbau agar membayar zakat melalui Baznas. Dalam kesempatan tersebut, Isran Noor menyerahkan zakat harta sebesar Rp25,6 juta dan Hadi Mulyadi Rp10 juta. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *