Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto.BONTANG – Pemerintah Kota Bontang bergerak cepat menindaklanjuti kasus perusakan fasilitas umum yang terjadi di kawasan Jalan Ahmad Yani. Saat ini, aparat dan instansi terkait masih menelusuri identitas pelaku melalui rekaman kamera pengawas (CCTV) di sekitar lokasi kejadian.
Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Bontang, Akhmad Suharto, mengatakan pihaknya belum melaporkan kasus tersebut secara resmi ke kepolisian. Pemerintah saat ini masih memprioritaskan upaya identifikasi pelaku.
“Masih dicari melalui CCTV. Saya juga sudah meminta teman-teman di Diskominfo untuk membantu mengidentifikasi pelaku,” ujar Suharto, Jumat (5/6/2026).
Selain penelusuran melalui rekaman CCTV, Pemkot Bontang juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk memperketat pengawasan di lapangan. Patroli rutin dinilai perlu ditingkatkan guna mencegah kejadian serupa terulang.
Suharto menegaskan, fasilitas umum merupakan aset daerah yang dibangun menggunakan anggaran negara sehingga harus dijaga bersama.
“Kami minta Satpol PP lebih intens melakukan patroli keliling. Fasilitas umum ini milik bersama dan harus dijaga bersama-sama,” katanya.
Ia juga mengingatkan pentingnya peran masyarakat dalam menjaga kebersihan, ketertiban, dan kelestarian fasilitas publik. Menurutnya, kesadaran warga menjadi kunci utama dalam mencegah tindakan vandalisme.
“Fasilitas umum itu untuk kepentingan masyarakat. Kalau kota kita bersih, rapi, dan terawat, tentu akan memberikan manfaat bagi semua,” ujarnya.
Terkait sanksi bagi pelaku apabila berhasil ditemukan, Pemkot Bontang membuka kemungkinan pendekatan pembinaan, terutama jika pelaku masih berusia muda. Namun demikian, Suharto menegaskan bahwa setiap bentuk perusakan tetap tidak dapat dibenarkan.
“Kita lihat dulu tingkat perbuatannya dan motifnya. Kalau memang masih anak-anak, pendekatannya bisa melalui pembinaan,” jelasnya.
Pemerintah saat ini masih menunggu hasil identifikasi pelaku dan kronologi lengkap kejadian sebelum menentukan langkah lanjutan.
“Yang jelas, mari kita bersama-sama menjaga fasilitas umum karena itu adalah aset yang dibangun untuk kenyamanan masyarakat,” pungkasnya. (*)
Tidak ada komentar