Mobil Driver Grab Terbakar di Pelabuhan Semayang, Polisi Selidiki Dugaan Pemicu dari Ponsel

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
30 Jul 2026 20:11
2 menit membaca

BALIKPAPAN – Sebuah mobil milik pengemudi layanan transportasi daring Grab terbakar saat terparkir di kawasan Pelabuhan Semayang, Balikpapan, Kamis (30/7/2026) sore. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kebakaran menyebabkan kerusakan pada bagian kabin kendaraan dengan kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 Wita di depan eks Dermaga Jetty Chevron. Begitu menerima laporan dari masyarakat, personel Polsek Kawasan Pelabuhan (Polsekwas) Semayang langsung bergerak ke lokasi untuk mengamankan area, melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), serta meminta keterangan dari pemilik kendaraan.

Kapolresta Balikpapan Kombes Pol Jerrold H.Y. Kumontoy melalui Kapolsek Kawasan Pelabuhan Semayang Kompol M. Yusuf membenarkan adanya peristiwa tersebut.

“Benar, kami menerima laporan mengenai kebakaran satu unit mobil yang sedang terparkir di depan Dermaga Jetty Chevron, kawasan Pelabuhan Semayang. Personel langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal dan memastikan situasi tetap aman,” ujar Kompol M. Yusuf, Kamis (30/7/2026).

Mobil yang terbakar diketahui merupakan Daihatsu Sigra berwarna merah marun dengan nomor polisi KT 1844 YT, milik Rafly O’Neal Fadillah (26), warga Jalan Letjen Suprapto, Kelurahan Baru Ulu, Balikpapan Barat, yang sehari-hari bekerja sebagai pengemudi Grab.

Berdasarkan keterangan awal, Rafly memarkir kendaraannya di lokasi sambil menunggu pesanan penumpang. Saat itu, sebuah telepon genggam ditinggalkan di dalam kabin mobil.

Menurut Kompol M. Yusuf, dugaan sementara sumber api berasal dari telepon genggam yang berada di dalam kendaraan dan terpapar panas matahari dalam waktu cukup lama. Namun, penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut.

“Dari keterangan pemilik kendaraan, dugaan awal api berasal dari telepon genggam yang berada di dalam mobil dan terkena paparan sinar matahari secara langsung. Meski demikian, penyebab pastinya masih kami dalami,” jelasnya.

Akibat kebakaran tersebut, bagian dalam kendaraan mengalami kerusakan cukup parah, terutama pada jok pengemudi dan kursi penumpang depan yang hangus dilalap api. Sementara itu, bagian mesin dilaporkan tidak mengalami kerusakan berarti dan masih dapat berfungsi.

Usai penanganan di lokasi selesai, kendaraan kemudian dievakuasi oleh pemiliknya ke bengkel rekanan untuk menjalani pemeriksaan serta perbaikan.

Beruntung, tidak ada korban luka maupun korban jiwa dalam insiden tersebut. Polisi memperkirakan kerugian material yang dialami korban mencapai sekitar Rp15 juta.

Kompol M. Yusuf juga mengingatkan masyarakat agar tidak meninggalkan perangkat elektronik, terutama telepon genggam, di dalam kendaraan yang terparkir di bawah terik matahari karena berpotensi menimbulkan risiko kebakaran.

“Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dan tidak meninggalkan telepon genggam maupun perangkat elektronik lainnya di dalam kendaraan, khususnya saat cuaca panas. Langkah sederhana ini dapat mengurangi risiko terjadinya kebakaran,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }