Mahasiswa UINSI Samarinda Gelar Pengabdian Masyarakat di Bontang Kuala, Hadirkan Edukasi hingga Pagelaran Seni

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
4 Jul 2026 20:52
3 menit membaca

BONTANG – Kawasan pesisir Bontang Kuala menjadi lokasi pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat yang digagas mahasiswa Program Studi Tadris Bahasa Inggris (TBI), Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris (UINSI) Samarinda.

Kegiatan yang berlangsung selama lima hari, mulai 29 Juni hingga 3 Juli 2026, menghadirkan beragam program edukatif, sosial, dan kreatif yang melibatkan masyarakat setempat dari berbagai kalangan usia.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya berbagi pengetahuan, tetapi juga membangun interaksi dan kolaborasi bersama warga dalam berbagai aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan wawasan serta partisipasi masyarakat.

Sejumlah program yang digelar meliputi English Fun Learning, sosialisasi bahaya narkoba, seminar literasi keuangan, edukasi penggunaan QRIS, program literasi Al-Qur’an melalui Mengaji HMPS TBI, hingga pagelaran seni yang berkolaborasi dengan Bekerobok Art dan Karang Taruna Bontang Kuala.

Salah satu agenda yang paling menarik perhatian masyarakat adalah Lomba Ranking 1. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 40 peserta yang berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari warga Bontang Kuala, anggota Karang Taruna, hingga wisatawan yang tengah berkunjung ke kawasan tersebut.

Suasana kompetisi berlangsung meriah. Para peserta saling adu pengetahuan untuk bertahan hingga babak akhir demi meraih gelar juara. Antusiasme peserta semakin tinggi ketika panitia membagikan berbagai hadiah dan door prize setelah perlombaan berakhir.

Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) TBI UINSI Samarinda, Nurul Adzqia Harahap, mengatakan kegiatan pengabdian masyarakat menjadi sarana penting bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus belajar memahami dinamika kehidupan sosial di tengah masyarakat.

“Pengabdian masyarakat bukan hanya tentang menjalankan program kerja, tetapi juga menjadi proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk memahami kehidupan bermasyarakat dan menghadirkan kontribusi yang memberikan dampak positif,” ujarnya, Jumat (3/7/2026).

Nurul menambahkan, suksesnya seluruh rangkaian kegiatan tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, mulai dari perangkat Kelurahan Bontang Kuala, tokoh adat, ketua RT, Karang Taruna, para narasumber, mitra kegiatan, hingga masyarakat yang terlibat aktif sejak persiapan hingga pelaksanaan program.

Sementara itu, Wakil Ketua Umum HMPS TBI, Rahimah, berharap kegiatan yang berfokus pada edukasi bahasa dan pemberdayaan masyarakat tersebut dapat menumbuhkan minat warga, khususnya generasi muda, untuk mempelajari bahasa Inggris.

“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya memberikan pengalaman yang menyenangkan, tetapi juga menambah wawasan serta meningkatkan minat masyarakat terhadap pembelajaran bahasa Inggris,” katanya.

Menutup rangkaian kegiatan, Nurul menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung dan berkontribusi dalam pelaksanaan program pengabdian tersebut.

“Terima kasih kepada semua pihak yang telah menjadi bagian dari kegiatan ini. Semoga setiap kebaikan yang dilakukan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat dan menjadi amal yang terus bertumbuh di masa mendatang,” tutupnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }