Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan makanan bergizi, tetapi juga meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi anak sejak dini.BALIKPAPAN – Komitmen mendukung peningkatan kesehatan anak terus ditunjukkan PT Pertamina Patra Niaga (PPN) Kilang Balikpapan. Melalui program bakti sosial pemberian makanan tambahan (PMT), perusahaan kembali mengambil peran dalam upaya menekan angka kurang gizi pada balita dan baduta di Kelurahan Margasari, Kecamatan Balikpapan Barat.
Program yang digelar di Aula Kantor Kelurahan Margasari, Senin (7/7/2026), menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap program pemerintah dalam pencegahan stunting dan peningkatan kualitas tumbuh kembang anak.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan, Dodi Yapsenang, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya berfokus pada pemberian bantuan makanan bergizi, tetapi juga meningkatkan pemahaman orang tua mengenai pentingnya pola asuh dan pemenuhan gizi anak sejak dini.
“Program ini bukan sekadar memberikan makanan tambahan, tetapi juga mengedukasi orang tua agar semakin memahami pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi anak. Sinergi antara perusahaan, pemerintah, tenaga kesehatan, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menurunkan angka kurang gizi secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya perwakilan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kota Balikpapan, Kecamatan Balikpapan Barat, Kelurahan Margasari, Penyuluh Keluarga Berencana, Puskesmas Margasari, serta para orang tua penerima manfaat.
Dodi menjelaskan, program serupa sebelumnya telah dilaksanakan di Kelurahan Baru Ilir, Margasari, dan Baru Ulu. Tahun ini, sebanyak 10 anak menjadi penerima manfaat yang akan mendapatkan makanan tambahan siap konsumsi selama 90 hari berturut-turut.
“Sebelum pelaksanaan, kami telah berkoordinasi dengan DP3AKB Kota Balikpapan agar program berjalan optimal. Bantuan diberikan kepada 10 anak sebagai bagian dari dukungan terhadap Program Genting dan upaya percepatan penanganan masalah gizi,” jelasnya.
Pemberian makanan tambahan tersebut dirancang memenuhi standar gizi seimbang yang mencakup karbohidrat, protein, serat, vitamin, dan mineral yang dibutuhkan anak dalam masa pertumbuhan. Selain membantu memenuhi kebutuhan nutrisi, program ini juga menjadi sarana edukasi bagi para orang tua dalam menyajikan makanan sehat dan sesuai kebutuhan anak.
Kepala Bidang Ketahanan Keluarga DP3AKB Kota Balikpapan, Luluk Kumala Kafbiyah, menyebut peran keluarga menjadi faktor utama dalam keberhasilan penanganan stunting dan masalah gizi anak.
“Pertamina telah memberikan dukungan melalui bantuan makanan tambahan. Namun yang tidak kalah penting adalah memastikan makanan tersebut benar-benar dikonsumsi oleh anak yang menjadi sasaran. Pendampingan orang tua sangat menentukan agar pertumbuhan dan perkembangan anak berlangsung optimal,” katanya.
Senada dengan itu, perwakilan Kecamatan Balikpapan Barat, Eka Asmi Oktaviani, menyampaikan apresiasi atas kontribusi Pertamina dalam mendukung program kesehatan masyarakat di wilayahnya.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kontribusi Pertamina dalam membantu penurunan angka stunting di Balikpapan Barat. Dukungan ini diharapkan menjadi motivasi bagi para orang tua untuk semakin memperhatikan tumbuh kembang anak,” ujarnya.
Pelaksanaan program PMT akan berlangsung selama 90 hari sesuai kebijakan pemerintah. Adapun proses pengadaan hingga distribusi makanan akan melibatkan masyarakat setempat, termasuk kelompok ibu-ibu di Kelurahan Margasari.
Salah satu orang tua penerima manfaat, Agustiyani, mengaku bersyukur atas bantuan yang diberikan. Ia berharap program tersebut dapat membantu memperbaiki kondisi gizi anaknya.
“Terima kasih kepada Pertamina atas bantuan makanan tambahan yang diberikan. Semoga dapat mendukung tumbuh kembang anak kami menjadi lebih baik,” ungkapnya.
Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga Kilang Balikpapan bersama pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan terus memperkuat kolaborasi dalam menciptakan generasi yang sehat, berkualitas, dan bebas dari masalah gizi. Upaya tersebut menjadi investasi penting dalam menyiapkan masa depan anak-anak Indonesia yang lebih baik. (*)
Tidak ada komentar