Dispar Kutim Genjot Pendataan Sindekraf untuk Perkuat Ekosistem Ekonomi Kreatif

Admin
12 Nov 2025 16:46
Kaltim 0
3 menit membaca

KUTAI TIMUR – Upaya membangun fondasi ekonomi kreatif yang lebih kokoh di Kutai Timur mulai menunjukkan arah baru. Dinas Pariwisata (Dispar) Kutim resmi mempercepat program pendataan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) melalui Sinergi Data Ekraf (Sindekraf), sebuah inisiatif yang dirancang untuk menghadirkan pembinaan yang lebih tepat sasaran dan berbasis data terukur.

Selama ini, keterbatasan data menjadi kendala utama dalam pengembangan sektor kreatif di Kutim. Banyak program pelatihan, bantuan, maupun pembinaan tidak dapat menjangkau seluruh pelaku usaha karena minimnya informasi yang valid.

“Kondisi data ekraf kita memang belum lengkap dan belum akurat. Itu membuat banyak program belum bisa menyentuh semua pelaku kreatif,” kata Kepala Bidang Pengembangan Ekonomi Kreatif Dispar Kutim, Akhmad Rifanie, Selasa (11/11).

Melalui Sindekraf, Dispar Kutim berupaya membangun basis data terpadu sebagai pijakan penyusunan kebijakan dan perencanaan program di sektor ekonomi kreatif. Data terintegrasi ini juga diharapkan mampu mempercepat proses pemberdayaan pelaku usaha secara menyeluruh.

“Jika datanya valid, pemerintah bisa menentukan langkah yang benar-benar menjawab kebutuhan di lapangan,” jelas Rifanie.

Ia menambahkan bahwa perkembangan ekosistem ekonomi kreatif sangat bergantung pada kolaborasi. Karena itu, Dispar Kutim mengajak pelaku UMKM dan perangkat daerah untuk aktif mendaftar melalui Sistem Ekonomi Kreatif dan Pariwisata (Siekta) agar proses pendataan berjalan optimal.

Potensi Besar, Kesadaran Masih Perlu Didorong

Rifanie menyoroti bahwa meski potensi Ekraf di Kutim terbilang besar, banyak pelaku usaha justru belum menyadari bahwa usaha yang mereka jalankan masuk kategori subsektor ekonomi kreatif. Minimnya pengetahuan membuat keterlibatan mereka dalam program pemerintah menjadi terbatas.

“Kami ingin membantu masyarakat memahami bahwa banyak produk kreatif yang ternyata termasuk dalam subsektor Ekraf,” ujarnya.

Merujuk pada Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2019, terdapat 17 subsektor Ekraf, mulai dari kriya, fesyen, kuliner, musik, seni rupa, film, animasi, hingga aplikasi dan pengembangan permainan. Seluruh subsektor tersebut berbasis pada kreativitas manusia sebagai sumber nilai tambah.

Lonjakan Pendataan Pelaku Ekraf

Program Sindekraf yang dijalankan secara intensif mulai memperlihatkan hasil signifikan. Jika sebelumnya hanya sekitar 10 pelaku Ekraf yang tercatat, kini jumlahnya melonjak menjadi 72 orang. Kenaikan ini menjadi langkah besar dalam mengatasi keterbatasan data yang selama ini menghambat pengembangan sektor kreatif di daerah.

“Dengan data yang akurat dan akuntabel, pemerintah bisa menyusun program yang lebih efisien dan benar-benar berdampak,” tegas Rifanie.

Dispar Kutim berharap pendataan menyeluruh lewat Sindekraf dapat mendorong tumbuhnya ekosistem Ekraf yang lebih kuat. Selain menjadi penopang ekonomi daerah, sektor kreatif diharapkan mampu menjadi ruang inovasi bagi generasi muda untuk berkarya.

Dengan pembinaan yang terarah dan berbasis data, Kutai Timur menargetkan ekonomi kreatif sebagai sektor unggulan baru yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu