Gubernur Kaltim Mediasi Tapal Batas Bontang–Kutim, Berikut 4 Poin Hasilnya

Redaksi
1 Agu 2025 13:47
2 menit membaca

JAKARTA — Persoalan tapal batas antara Kota Bontang dan Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berlanjut. Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memfasilitasi pertemuan dua kepala daerah untuk menindaklanjuti putusan sela Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan dilakukan mediasi.

Pertemuan berlangsung di Ruang Jempang, Kantor Badan Penghubung Provinsi Kaltim di Jakarta, Kamis (31/7/2025). Dihadiri langsung Gubernur Kaltim, Rudy Mas’ud, Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Dr Safrizal, serta jajaran pejabat tinggi dari kedua daerah.

Dari pihak Pemkot Bontang, hadir Wali Kota Neni Moerniaeni, Wakil Wali Kota Agus Haris, dan Ketua DPRD Andi Faisal. Sementara dari Kutim hadir Bupati Ardiansyah Sulaiman dan Ketua DPRD Jimmi.

Hasil dari pertemuan tersebut dituangkan dalam berita acara resmi, yang memuat empat poin utama:

  1. Pemkot Bontang mengusulkan Dusun Sidrap (seluas 164 hektare) masuk ke wilayah administratif Bontang.
  2. Pemkab Kutim dan DPRD Kutim menolak usulan tersebut.
  3. Gubernur Kaltim bersama kedua pihak akan turun langsung melakukan survei lapangan.
  4. Hasil survei akan dilaporkan Gubernur ke Mahkamah Konstitusi.

Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud menegaskan bahwa mediasi ini adalah amanah dari MK yang harus dijalankan. Namun, menurutnya penyelesaian tapal batas tak bisa hanya mengacu pada aspek hukum semata.

“Kita harus lihat dari sisi sejarah, sosial, ekonomi, budaya, hingga pelayanan dasar masyarakat,” tegasnya.

Menurut Gubernur Kaltim, peta seharusnya bukan menjadi alat pemisah antardaerah, melainkan penegas batas tanggung jawab pemerintah.

“NKRI itu harga mati. Jadi kita harus ingat, ini bukan soal rebutan wilayah, tapi memastikan pelayanan publik tetap maksimal,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup enam sektor utama: pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum, serta layanan sosial.

“SPM itu bukan sekadar dokumen. Itu tanggung jawab nyata kita kepada rakyat,” kata Harum.

Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri, Dr Safrizal, hadir langsung dalam mediasi. Ia menegaskan, Kemendagri akan terus memantau dan melaporkan perkembangan ini ke Mahkamah Konstitusi.

“Yang utama tetap masyarakat. Itu yang harus menjadi orientasi semua pihak,” ujarnya singkat.

Turut hadir dalam pertemuan ini sejumlah pejabat penting lainnya, termasuk Sekprov Kaltim Sri Wahyuni, Bupati Kukar Aulia Rahman Basri, serta kepala biro di lingkungan Pemprov Kaltim, dan tim teknis dari Pemkot Bontang dan Pemkab Kutim. (DIAS)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1212

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

JUDI BOLA ONLINE

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

12001

12002

12003

12004

12005

12006

12007

12008

12009

12010

20001

20002

20003

20004

20005

20006

20007

20008

20009

20010

30001

30002

30003

30004

30005

30006

30007

30008

30009

30010

10236

10237

10238

10239

10240

11010

11011

11012

11013

11014

11015

11017

11018

11019

12011

12012

12013

12014

12015

12016

12017

12018

12019

12020

20011

20012

20013

20014

20015

20016

20017

20018

20019

20020

30011

30012

30013

30014

30015

30016

30017

30018

30019

30020

11020

11021

11022

11023

11024

11025

11026

11027

11028

11029

11030

11031

11032

11033

11034

12021

12022

12023

12024

12025

12026

12027

12028

12029

12030

12031

12032

12033

12034

12035

20021

20022

20023

20024

20025

20026

20027

20028

20029

20030

20031

20032

20033

20034

20035

30021

30022

30023

30024

30025

30026

30027

30028

30029

30030

30031

30032

30033

30034

30035

9041

9042

9043

9044

9045

10196

10197

10198

10200

10201

10202

10203

10204

10205

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

30036

30037

30038

30039

30040

30041

30042

30043

30044

30045

10191

10192

10193

10194

10195

11045

11046

11047

11048

11049

11050

11051

11052

11053

11054

11055

11056

11057

11058

11059

12036

12037

12038

12039

12040

12041

12042

12043

12044

12045

12046

12047

12048

12049

12050

20036

20037

20038

20039

20040

20041

20042

20043

20044

20045

20046

20047

20048

20049

20050

30046

30047

30048

30049

30050

30051

30052

30053

30054

30055

30056

30057

30058

30059

30060

10176

10177

10178

10179

10180

11060

11061

11062

11063

11064

11065

11066

11067

11068

11069

11070

11071

11072

11073

11074

12051

12052

12053

12054

12055

12056

12057

12058

12059

12060

20051

20052

20053

20054

20055

30061

30062

30063

30064

30065

30066

30067

30068

30069

30070

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

11000

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

11009

20056

20057

20058

20059

20060

20061

20062

20063

20064

20065

30071

30072

30073

30074

30075

30076

30077

30078

30079

30080

30081

30082

30083

30084

30085

30086

30087

30088

30089

30090

news-1212