Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid (tengah) bersama President Director & CEO XLSMART Rajeev Sethi (kedua kanan), Director & Chief Regulatory Officer XLSMART Merza Fachys (kanan), Direktur & Chief Enterprise Business Officer XLSMART Andrijanto Muljono (kiri) dan Chairman Sinar Mas Telecomunication & Technology, Franky Oesman Widjaja (kedua kiri) meluncurkan ESTA Prime pada acara Bravo 500 Summit 2026 di Jakarta, Kamis (11/6/2026).JAKARTA.– Upaya memperkuat peran perempuan dalam ekonomi digital Indonesia mendapat dorongan baru. PT XLSMART Telecom Sejahtera Tbk (XLSMART) melalui platform Sisternet resmi meluncurkan DigiHer, sebuah fitur pembelajaran digital yang dirancang khusus untuk membantu perempuan meningkatkan literasi dan keterampilan teknologi.
Program ini terintegrasi dengan Digital Talent Scholarship (DTS) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) RI, sekaligus menjadi bagian dari target ambisius digitalisasi 2,4 juta perempuan Indonesia pada 2026.
Peluncuran DigiHer menjadi langkah lanjutan dari gerakan 1JutaSisterDigital yang selama ini dijalankan Sisternet. Melalui platform tersebut, perempuan Indonesia dapat mengakses berbagai materi pembelajaran digital secara fleksibel melalui aplikasi, kapan saja dan di mana saja.
Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan tingkat penetrasi internet perempuan masih berada di angka 78,6 persen, lebih rendah dibanding laki-laki yang mencapai 82,7 persen. Kesenjangan tersebut menjadi salah satu alasan pentingnya perluasan akses pendidikan digital yang lebih inklusif.
Menteri Komunikasi dan Digital RI, Meutya Hafid, menegaskan bahwa peningkatan literasi digital perempuan merupakan bagian penting dari upaya pemberdayaan perempuan di era transformasi digital.
“Perempuan perlu memperoleh akses yang setara terhadap pengetahuan, teknologi, dan peluang ekonomi digital agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi keluarga, masyarakat, dan pembangunan nasional,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan DigiHer hadir untuk memastikan transformasi digital tidak hanya menghadirkan konektivitas, tetapi juga membuka akses peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga, komunitas, pelaku UMKM, hingga penggerak ekonomi nasional. Karena itu, peningkatan kemampuan digital perempuan akan memberikan dampak berlipat terhadap pertumbuhan ekonomi digital Indonesia.
“Melalui DigiHer, kami ingin mendorong perempuan Indonesia tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator, inovator, dan pemimpin di masa depan,” kata Merza.
DigiHer menyediakan beragam materi pembelajaran, mulai dari literasi digital, keamanan siber, kecerdasan buatan (AI), pemasaran digital, personal branding, kewirausahaan, pengembangan karier, hingga berbagai soft skills yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.
Tak hanya menghadirkan materi belajar, DigiHer juga terhubung dengan ekosistem Sisternet yang mencakup komunitas, webinar, mentoring, networking, hingga informasi peluang karier. Program ini terbuka bagi seluruh perempuan Indonesia, mulai dari pelajar, mahasiswa, profesional, pelaku UMKM, pekerja informal, hingga ibu rumah tangga.
Kolaborasi antara XLSMART dan Komdigi diharapkan mampu memperluas jangkauan pengembangan talenta digital nasional, sekaligus mempercepat lahirnya lebih banyak perempuan yang siap bersaing di era ekonomi digital.
Sebagai pendukung utama, XLSMART juga terus memperkuat jaringan telekomunikasi nasional melalui pengembangan layanan 4G dan implementasi 5G Blanket di berbagai wilayah. Infrastruktur tersebut diharapkan mampu memastikan akses pembelajaran digital dapat dinikmati secara merata, termasuk oleh perempuan di daerah.
Ke depan, DigiHer akan terus dikembangkan melalui penambahan konten, program sertifikasi, mentoring, komunitas belajar, hingga peluang pengembangan karier yang semakin sesuai dengan kebutuhan industri digital yang terus berkembang. (*)
Tidak ada komentar