Kamis, 14 Mei 2026

Seroja Membawa Duka di NTT

Suriadi Said
6 Apr 2021 09:45
Warta 0
5 menit membaca

newsborneo.id – Duka cita kembali melanda Tanah Air. Kali ini bencana banjir bandang dan angin kencang menghantam gugusan pulau di timur Indonesia. Sejak Sabtu (3/4) cuaca di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) tidak bersahabat dampak adanya bibit siklon yang tumbuh menjadi siklon tropis Seroja pada Senin (5/4) dinihari.

Hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, banjir bandang menerpa bersamaan, menimbulkan kerusakan bahkan korban jiwa. Tercatat 44 orang meninggal dunia dan 24 lainnya masih dinyatakan hilang di Kabupaten Flores Timur.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat akibat banjir bandang dampak siklon tropis Seroja,sembilan desa yang tersebar di empat kecamatan di Flores Timur terdampak.

Kedelapan desa tersebut yaitu Desa dan Nelemawangi (Kecamatan Ile Boleng), Desa Waiburak dan Kelurahan Waiwerang (Adonara Timur), Desa Oyang Barang dan Pandai (Wotan Ulu Mado), dan Desa Duwanur, Waiwadan dan Daniboa (Adonara Barat).

Sementara juga terdata sebanyak 256 jiwa warga mengungsi di Balai Desa Nelemawangi dan sejumlah warga lainnya mengungsi di Balai Desa Nelelamadike.

Selain di Flores Timur, banjir bandang juga melanda Kabupaten Sumbawa Timur. Hujan dengan intensitas tinggi sejak Minggu (4/4) menyebabkan empat kecamatan yaitu Kecamatan Kambera, Pandawai, Karera dan Wulawujelu terdampak banjir akibat meluapnya sungai di wilayah tersebut.

Berdasarkan informasi BPBD Kabupaten Sumba Timur sebanyak 54 KK atau 165 jiwa mengungsi, sedangkan 109 KK atau 475 KK terdampak banjir.

Korban jiwa juga tercatat di Kabupaten Lembata, yaitu sebanyak 11 orang meninggal dunia dan 16 lainnya hilang. Banjir bandang tersebut terjadi pada Minggu (4/4), pukul 19.00 waktu setempat.

Warga di Adonara, Flores Timur. Sulitnya akses ke pulau-pulau kecil menghambat pencarian. [EPA/POLRES ADONARA]

Banjir melanda dua kecamatan di Lembata yaitu Kecamatan Ile Ape dan Ile Ape Timur. Desa-desa terpapar di dua kecamatan ini antara lain Desa Waowala, Tanjung Batu, Amakala, Jontona, Lamawolo dan Waimatan.

Kupang juga tidak lepas dari dampak siklon Seroja. Angin kencang, longsor, banjir rob dan gelombang pasang melanda ibukota Provinsi NTT itu. Sebanyak 743 KK atau 2.190 warga Kupang terdampak. Selain itu, 10 rumah warga mengalami rusak sedang dan 15 titik akses jalan tertutup pohon tumbang.

Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati menyebutkan bencana juga dilaporkan terjadi di Kabupaten Malaka Tengah dan Ngada berupa angin kencang yang melanda dua kecamatan di Kabupaten Ngada.

Desa terdampak yaitu di Kelurahan Kisantara, Lebijaga, Bajawa, Tanalodu (Kecamatan Bajawa) dan Kelurahan (Riung) menyebabkan enam KK terdampak dan satu luka berat. Sedangkan kerugian berupa rumah rusak sedang dua unit dan rusak berat empat unit, gedung pengadilan rusak sedang satu unit, kapal tenggelam satu unit dan enam titik ruas jalan tertutup pohon tumbang.

Siklon Seroja

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sejak Jumat,2 April lalu telah mendeteksi adanya bibit siklon tropis di wilayah NTT. Bibit siklon tersebut berkembang menjadi siklon tropis yang dinamakan SerojaSeroja pada Senin (5/4) dinihari pukul 01.00 WIB.

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati mengatakan posisi sistem siklon tersebut akan berada di sekitar Samudra Hindia Barat Daya Pulau Rote, dengan arah gerak sistem ke arah barat daya.

Analisis BMKG juga memprakirakan siklon Seroja akan menguat pada 24 jam ke depan dengan kekuatan 55 knot (100 km/jam) dan kecepatan 10 knot (19 km/jam) bergerak ke arah barat saya menjauhi wilayah Indonesia.

Foto: ANTARA FOTO/HUMAS BNPB

Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan, berdasarkan analisis BMKG, prediksi 24 jam ke depan (6/4) pukul 01.00 WIB siklon tropis Seroja berada pada posisi di Samudra Hindia sebelah barat daya Pulau Rote, 11.6 Lintang Selatan, 120.0 Bujur Timur atau sekitar 360 km sebelah barat barat daya Rote.

Dengan semakin menguatnya siklon tersebut memberikan dampak terhadap cuaca di Indonesia berupa potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat disertai kilat atau petir serta angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Timur.

Serta potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir serta angin kencang di wilayah Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

Dampak lain berupa gelombang dengan ketinggian ekstrem hingga lebih dari enam meter juga berpeluang terjadi di Samudra Hindia Selatan NTT serta sejumlah perairan lainnya dengan ketinggian gelombang bervariasi.

Gerak cepat dilakukan pemerintah untuk penanganan dan menyalurkan bantuan bagi para korban, Kepala BNPB Doni Monardo langsung terbang meninjau lokasi bencana, meski terhalang cuaca buruk dan terpaksa melintasi jalur darat dari Maumere.

Pemerintah pusat dinilai lambat menangani banjir bandang dan longsor di sejumlah daerah NTT. (AP/Ricko Wawo)

Sejumlah pejabat negara seperti Menteri Sosial Tri Rismaharini juga dijadwalkan akan segera merapat guna memastikan kebutuhan dasar penyintas terpenuhi.

Kemensos menyalurkan bantuan senilai Rp2, 6 miliar untuk logistik dan santunan kematian bagi ahli waris korban meninggal dunia di Flores Timur dan Lembata.

Akses yang sulit karena bentang alam berupa kepulauan mau tidak mau harus dilalui dengan transportasi laut atau udara sementara cuaca buruk menghadang di depan mata.

Tapi itu semua bukan alasan untuk tidak mengulurkan tangan membantu warga terdampak di wilkayah kepulauan NTT itu, agar mereka tidak pasrah hanya menunggu tanpa kepastian dan berharap “Nanti Tuhan Tolong,” seperti kalimat yang sering diplesetkan untuk kepanjangan propinsi kepulauan itu. **

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 710000081

article 710000082

article 710000083

article 710000084

article 710000085

article 710000086

article 710000087

article 710000088

article 710000089

article 710000090

article 710000091

article 710000092

article 710000093

article 710000094

article 710000095

article 710000096

article 710000097

article 710000098

article 710000099

article 710000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

cuaca 638000021

cuaca 638000022

cuaca 638000023

cuaca 638000024

cuaca 638000025

cuaca 638000026

cuaca 638000027

cuaca 638000028

cuaca 638000029

cuaca 638000030

cuaca 638000031

cuaca 638000032

cuaca 638000033

cuaca 638000034

cuaca 638000035

cuaca 638000036

cuaca 638000037

cuaca 638000038

cuaca 638000039

cuaca 638000040

cuaca 638000041

cuaca 638000042

cuaca 638000043

cuaca 638000044

cuaca 638000045

cuaca 638000046

cuaca 638000047

cuaca 638000048

cuaca 638000049

cuaca 638000050

cuaca 638000051

cuaca 638000052

cuaca 638000053

cuaca 638000054

cuaca 638000055

cuaca 638000056

cuaca 638000057

cuaca 638000058

cuaca 638000059

cuaca 638000060

cuaca 638000061

cuaca 638000062

cuaca 638000063

cuaca 638000064

cuaca 638000065

cuaca 638000066

cuaca 638000067

cuaca 638000068

cuaca 638000069

cuaca 638000070

cuaca 638000071

cuaca 638000072

cuaca 638000073

cuaca 638000074

cuaca 638000075

cuaca 638000076

cuaca 638000077

cuaca 638000078

cuaca 638000079

cuaca 638000080

cuaca 638000081

cuaca 638000082

cuaca 638000083

cuaca 638000084

cuaca 638000085

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 898100101

cuaca 898100102

cuaca 898100103

cuaca 898100104

cuaca 898100105

cuaca 898100106

cuaca 898100107

cuaca 898100108

cuaca 898100109

cuaca 898100110

cuaca 898100111

cuaca 898100112

cuaca 898100113

cuaca 898100114

cuaca 898100115

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

news-1701