Sekda Samarinda Neneng Chamelia Shanti, saat menerima audiensi jajaran KONI Samarinda bersama Disporapar, Selasa (14/4/2026). (Foto Prokopim Samarinda)SAMARINDA – Kontingen Samarinda memastikan persiapan atlet untuk Pekan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Porprov Kaltim) 2026 tetap berjalan, meski berada di bawah tekanan keterbatasan anggaran.
Komitmen itu ditegaskan Sekretaris Daerah Samarinda, Neneng Chamelia Shanti, saat menerima audiensi jajaran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Samarinda bersama Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Selasa (14/4/2026).
“Dengan segala keterbatasan, kami tetap berupaya menyiapkan atlet terbaik agar mampu bersaing di Porprov Kaltim 2026,” ujar Neneng.
Audiensi ini bukan sekadar pertemuan rutin. Di baliknya, tersimpan tantangan besar: menjaga ambisi prestasi olahraga di tengah ruang fiskal yang kian terbatas.
Ketua KONI Samarinda, Wahyudi, menyampaikan kesiapan pihaknya menghadapi Porprov Kaltim 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Paser.
Ia mengakui keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. Namun, KONI tetap menyusun strategi agar atlet Samarinda mampu tampil kompetitif.
“Kami tetap berkomitmen ambil bagian dan menyiapkan atlet sebaik mungkin,” ujarnya.
Dalam pertemuan tersebut, Disporapar turut menghadirkan jajaran teknis, termasuk Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, sebagai bagian dari upaya menyelaraskan program pembinaan atlet.
Pemkot Samarinda menilai, keterbatasan anggaran tidak bisa dihindari, tetapi bisa dikelola melalui sinergi antar lembaga dan efisiensi program.
Porprov bukan hanya ajang perebutan medali. Bagi Samarinda, ini adalah panggung untuk mengukur kualitas pembinaan olahraga daerah.
Dengan tuan rumah Kabupaten Paser pada akhir 2026, waktu persiapan kian sempit. Namun pemerintah memastikan pembinaan atlet tetap berjalan, dengan fokus pada cabang olahraga yang memiliki potensi unggulan. (RIL/DIAS)
Tidak ada komentar