Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, M. Irfan PranantaSAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) memperluas akses pendidikan melalui program Gratispol. Program ini tidak hanya menyasar sekolah umum, tetapi juga mencakup sekolah-sekolah agama Islam di wilayah Kaltim.
Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim, M. Irfan Prananta, mengatakan perluasan dukungan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk membuka kesempatan pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat.
“Saat ini dukungan kami diaplikasikan dalam program Gratispolnya Gubernur. Tentu ada pembiayaan biaya pendidikan gratis yang diberikan oleh Pemprov,” ujar Irfan seusai menghadiri peringatan Hari Santri Nasional di Kantor Wilayah Kementerian Agama Kaltim, belum lama ini.
Selain memperluas akses pendidikan, Pemprov Kaltim juga memberikan perhatian terhadap pengembangan tilawatil Quran. Menurut Irfan, prestasi di bidang tersebut telah membawa nama Kaltim ke tingkat nasional hingga internasional.
“Terkait dengan syiar Quran, sudah kita ketahui prestasi kita tidak hanya nasional, bahkan kita menjuarai beberapa kali di kejuaraan dunia,” ucapnya.
Irfan juga mengingatkan pentingnya mengenang peran santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia. Kontribusi santri dalam sejarah bangsa, menurutnya, perlu terus disampaikan agar tidak dilupakan oleh generasi penerus.
Ia menyebut, hal tersebut sejalan dengan amanat Menteri Agama Nasaruddin Umar yang menekankan pentingnya menghargai perjuangan santri dalam membangun dan mempertahankan Indonesia.
“Orang-orang hanya tahunya mungkin bahwa yang berjuang itu adalah tentara yang bertempur. Ternyata santri pun juga berperan dan sangat memengaruhi berdirinya bangsa ini,” katanya.
Irfan berharap semangat perjuangan para santri terus terpelihara dan menjadi inspirasi bagi generasi muda. Peran santri diharapkan tidak hanya berkembang dalam bidang pendidikan dan keagamaan, tetapi juga berkontribusi terhadap pembangunan daerah dan bangsa.
Melalui dukungan terhadap pendidikan dan penguatan nilai-nilai perjuangan santri, Pemprov Kaltim diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar sekaligus mendorong lahirnya generasi yang berkontribusi bagi masyarakat. (*)
Tidak ada komentar