DPRD Bontang Soroti Dampak Retribusi Wisata terhadap Pelaku Usaha BK

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
12 Jun 2026 09:25
2 menit membaca

BONTANG – Anggota Komisi B DPRD Kota Bontang, Junaidi menyoroti dampak penerapan retribusi masuk kawasan wisata Bontang Kuala, terhadap aktivitas ekonomi masyarakat setempat.

Menurut Junaidi, kebijakan retribusi wisata dinilai cukup berpengaruh terhadap pelaku usaha lokal yang kini banyak menggantungkan penghasilan, dari sektor pariwisata dan kuliner di kawasan pesisir tersebut.

Ia menjelaskan, dalam beberapa tahun terakhir masyarakat Bontang Kuala mulai beralih profesi dari sektor perikanan tradisional, ke usaha wisata dan kuliner seiring berkembangnya kawasan tersebut sebagai destinasi wisata unggulan di Kota Bontang.

“Di Bontang Kuala sekarang banyak masyarakat beralih dari nelayan ke sektor wisata dan kuliner. Jadi retribusi ini dianggap cukup memengaruhi aktivitas ekonomi mereka,” katanya, Selasa (12/5/2026).

Junaidi mengatakan kekhawatiran masyarakat muncul, karena adanya potensi penurunan jumlah wisatawan apabila tarif retribusi dianggap memberatkan pengunjung. Kondisi itu dikhawatirkan berdampak langsung terhadap pendapatan pedagang, pelaku UMKM, hingga usaha kuliner di kawasan Bontang Kuala.

Menurutnya, pemerintah daerah perlu mempertimbangkan aspek ekonomi masyarakat dalam merumuskan kebijakan retribusi, agar pengembangan sektor wisata tetap berjalan tanpa mengurangi minat wisatawan untuk berkunjung.

Ia juga menilai kebijakan retribusi seharusnya dibarengi dengan sosialisasi dan kajian yang matang, agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat.

DPRD Kota Bontang berharap evaluasi terhadap sistem penarikan retribusi dapat menghasilkan formulasi yang lebih tepat, sehingga keseimbangan antara peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan keberlangsungan usaha masyarakat tetap terjaga.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }