Bantuan berupa sepatu, tas, buku, hingga seragam tersebut diserahkan saat Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut, Selasa (15/9/2026) pagi.BONTANG — Sebanyak 398 siswa SD Negeri 012 Bontang Selatan menerima perlengkapan sekolah gratis dari Pemerintah Kota Bontang.
Bantuan berupa sepatu, tas, buku, hingga seragam tersebut diserahkan saat Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni melakukan kunjungan kerja ke sekolah tersebut, Selasa (15/9/2026) pagi.
Kunjungan itu tidak hanya menjadi agenda penyerahan bantuan. Neni juga meninjau langsung kondisi dan pelaksanaan program pendidikan di sekolah, sekaligus berdialog dengan para siswa dan tenaga pendidik.
Kedatangan Neni disambut para siswa dengan lantunan Asmaul Husna.
Di hadapan siswa, Neni memberikan motivasi agar mereka tidak hanya rajin belajar, tetapi juga berani mengejar prestasi.
Perhatian pemerintah terhadap pendidikan dasar juga ditunjukkan melalui peresmian Taman Numerasi di SDN 012 Bontang Selatan.
Fasilitas tersebut disiapkan sebagai ruang belajar alternatif untuk membantu siswa memahami matematika secara lebih aplikatif dan menyenangkan.
Bukan sekadar melihat fasilitas, Neni bahkan menguji kemampuan berhitung para siswa melalui kuis spontan. Sejumlah siswa yang mampu menjawab pertanyaan perkalian dengan cepat mendapat apresiasi langsung dari wali kota.
Menurut Pemkot, penguatan kemampuan numerasi menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan logika dan daya pikir anak sejak pendidikan dasar.
Di tengah perkembangan teknologi, persoalan pendidikan tidak lagi hanya berkaitan dengan kemampuan akademik.
Penggunaan gawai secara berlebihan, kecanduan game online, hingga perundungan atau bullying turut menjadi perhatian Pemkot Bontang.
Neni meminta sekolah, orang tua dan seluruh unsur terkait memperkuat pengawasan terhadap aktivitas anak, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.
Ia juga menekankan kembali program Wajib Belajar pukul 19.00 hingga 21.00 agar waktu anak di rumah tidak habis untuk bermain gawai maupun game online.
Arahan tersebut disampaikan di hadapan jajaran Dinas Pendidikan, camat, lurah, kepala sekolah dan komite sekolah.
Menurut Neni, pengawasan terhadap anak membutuhkan keterlibatan bersama. Sekolah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan orang tua dan lingkungan.
Selain penguatan numerasi, Pemkot Bontang juga mendorong budaya membaca di sekolah.
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah buku bacaan turut disumbangkan untuk menambah koleksi perpustakaan sekolah. Di antaranya buku “I Love Bontang” dan “Adventuring in Bontang”.
Buku-buku tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa sekaligus memperkenalkan lingkungan dan daerah tempat mereka tumbuh.
Kunjungan kemudian ditutup dengan kegiatan bersama para siswa melalui nyanyian yang membawa pesan tentang toleransi dan kasih sayang.
Pemkot Bontang berharap sekolah tidak hanya menjadi tempat mengejar nilai akademik, tetapi juga menjadi ruang yang aman, nyaman dan mampu mengembangkan karakter serta potensi setiap anak. (*)
Tidak ada komentar