Kedua tersangka masing-masing berinisial AS dan OH. Mereka ditangkap di salah satu hotel di kawasan Kecamatan Balikpapan Selatan.BALIKPAPAN — Direktorat Reserse Narkoba Polda Kalimantan Timur membongkar praktik pembuatan narkotika jenis sabu yang beroperasi secara tersembunyi di sebuah rumah di Kota Balikpapan.
Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang pelaku beserta sejumlah barang bukti narkotika dan alat produksi sabu.
Kedua tersangka masing-masing berinisial AS dan OH. Mereka ditangkap di salah satu hotel di kawasan Kecamatan Balikpapan Selatan setelah aparat menerima informasi terkait dugaan aktivitas peredaran narkoba.
Direktur Reserse Narkoba Polda Kaltim, Kombes Pol Romylus Tamtelahitu, mengungkapkan bahwa dari penangkapan awal, petugas menemukan tiga paket sabu siap edar dengan berat total mencapai 333,7 gram.
“Barang bukti tersebut menjadi pintu masuk bagi tim untuk melakukan pengembangan lebih lanjut,” ujar Romylus.
Dari hasil pemeriksaan, polisi kemudian bergerak menuju rumah milik OH di kawasan Prapatan, Balikpapan.
Di lokasi itu, aparat menemukan ruangan yang diduga dijadikan laboratorium rumahan untuk memproduksi sabu.
Berbagai peralatan dan bahan kimia ditemukan di lokasi, mulai dari cairan kimia yang diduga berasal dari Malaysia, gelas baker, kompor listrik, alat ukur, hingga timbangan digital.
“Tempat ini diduga digunakan sebagai home industry pembuatan sabu dalam skala terbatas. Kami masih mendalami jaringan peredaran serta asal-usul bahan baku yang digunakan pelaku,” jelasnya.
Seluruh barang bukti, baik narkotika siap edar maupun cairan kimia, langsung dimusnahkan menggunakan mobil insinerator bersama barang bukti narkoba dari pengungkapan kasus lainnya.
Saat ini kedua tersangka telah ditahan di Mapolda Kaltim guna menjalani proses hukum lebih lanjut.
Atas perbuatannya, AS dan OH dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.
“Para tersangka terancam hukuman mati atau pidana penjara seumur hidup,” tegas Romylus. (*)
Tidak ada komentar