Cold Storage 120 Ton dan TPI Modern di Loa Janan Ilir Segera Beroperasi, Dorong Daya Saing Perikanan Samarinda

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
11 Jun 2026 19:33
2 menit membaca

SAMARINDA – Upaya Pemerintah Kota Samarinda memperkuat sektor perikanan terus menunjukkan progres positif. Pembangunan fasilitas cold storage berkapasitas 120 ton dan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern di Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, kini memasuki tahap akhir dan ditargetkan mulai beroperasi pada Agustus 2026.

Kehadiran dua fasilitas strategis tersebut diharapkan menjadi motor penggerak baru bagi perekonomian nelayan dan pelaku usaha perikanan lokal. Selain meningkatkan kualitas pengelolaan hasil tangkapan, fasilitas ini juga diproyeksikan memperkuat rantai distribusi dan pemasaran produk perikanan Samarinda agar lebih kompetitif di pasar.

Untuk memastikan kesiapan operasional, Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, melakukan peninjauan langsung ke lokasi pembangunan pada Selasa (10/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Saefuddin didampingi Kepala Dinas Perikanan Kota Samarinda, Achmad Fauzi Irawan, Camat Samarinda Seberang yang juga menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt.) Camat Loa Janan Ilir, Aditya Koesprayogi, beserta jajaran perangkat daerah terkait.

Peninjauan dilakukan secara menyeluruh terhadap bangunan utama maupun fasilitas pendukung guna memastikan seluruh infrastruktur telah memenuhi standar teknis dan siap digunakan oleh masyarakat.

“Kami ingin memastikan seluruh fasilitas yang dibangun benar-benar siap beroperasi, mulai dari aspek sanitasi, pengelolaan limbah, hingga sistem pendukung lainnya, sehingga dapat memberikan manfaat maksimal bagi nelayan dan pelaku usaha perikanan,” ujar Saefuddin saat meninjau lokasi.

Cold storage yang dibangun memiliki kapasitas penyimpanan mencapai 120 ton ikan beku dan didukung oleh lima ruang penyimpanan khusus. Fasilitas ini menjadi solusi penting bagi nelayan untuk menjaga kualitas hasil tangkapan, mengurangi risiko kerusakan produk, serta memperpanjang masa simpan sebelum dipasarkan.

Sementara itu, di kawasan yang sama juga dibangun Tempat Pelelangan Ikan (TPI) modern yang dilengkapi 22 lapak penjualan. Fasilitas tersebut dirancang untuk menciptakan sistem perdagangan hasil perikanan yang lebih tertib, higienis, dan efisien.

Dengan konsep yang lebih modern dan terintegrasi, TPI ini diharapkan mampu meningkatkan nilai jual hasil tangkapan nelayan sekaligus memberikan kenyamanan bagi penjual maupun pembeli.

Jika beroperasi sesuai jadwal, kawasan perikanan di Loa Janan Ilir akan menjadi salah satu pusat distribusi dan pemasaran hasil laut yang strategis di Samarinda. Keberadaannya diyakini dapat membuka peluang ekonomi baru, memperkuat daya saing produk perikanan lokal, serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir dan nelayan di Kota Tepian. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }