Daftar Pejabat Pemprov Kaltim yang Dipanggil KPK Terkait Dugaan Korupsi Izin Tambang

Redaksi
1 Okt 2024 09:31
Kaltim 2
2 menit membaca

newsborneo.id – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali memanggil sejumlah pejabat Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan tindak pidana korupsi penerbitan izin usaha pertambangan (IUP) di wilayah Kalimantan Timur. Pemeriksaan ini berlangsung pada Senin (30/9/2024) di Kantor Perwakilan BPKP Kalimantan Timur.

“Hari ini KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan korupsi penerbitan izin usaha pertambangan di Kalimantan Timur. Pemeriksaan dilakukan di Kantor BPKP Kaltim atas nama MR, M, NU, N, RIR, R, dan SA,” ujar Juru Bicara KPK, Tessa Mahardhika, saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin (30/9/2024).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sejumlah pejabat yang dipanggil meliputi:

  • Muhammad Reza (MR), Kepala Seksi Pertambangan dan Batubara Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Kutai Kartanegara tahun 2014.
  • Mustaqim (M), Staf Honorer Bidang Teknis dan Pembinaan Minerba Dinas ESDM Pemprov Kaltim.
  • Norhayati Usman (NU), Kepala Biro Umum Sekretariat Daerah Pemprov Kaltim.
  • Nursigit (N), Pensiunan PNS, yang menjabat Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim periode 2018.
  • Riza Indra Riadi (RIR), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kaltim 2011-2018.
  • Rudiansyah (R), Kasubag Promosi Sarana Perekonomian/Kasubag Tata Usaha Pimpinan Pemprov Kaltim periode 2011-2016.
  • Sandy Ardian (SA), Konsultan pertambangan PT Dinar Energi Utama.

Namun, KPK belum memberikan rincian lebih lanjut terkait informasi yang akan dikonfirmasi kepada para saksi tersebut.

Kasus ini bermula dari penyidikan yang dimulai oleh KPK pada 19 September 2024, terkait dugaan korupsi dalam penerbitan izin usaha pertambangan di Kalimantan Timur. Pada tahap awal, KPK telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka, namun inisial dan jabatan para tersangka belum diungkap karena penyidikan masih berlangsung.

Sebagai bagian dari penyidikan, KPK juga mengeluarkan larangan bepergian ke luar negeri terhadap tiga orang terkait kasus ini. Ketiganya adalah AFI, DDWT, dan ROC, sebagaimana tercantum dalam Surat Keputusan Nomor 1204 Tahun 2024 yang dikeluarkan pada 24 September 2024. Larangan ini berlaku selama enam bulan, guna memudahkan proses penyidikan.

“Larangan ke luar negeri tersebut diterapkan karena keberadaan mereka sangat diperlukan dalam penyidikan dugaan korupsi ini,” kata Tessa Mahardhika. (*)

2 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0612-mu

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8881

8882

8883

8884

8885

8886

8887

8888

8889

8890

8891

8892

8893

8894

8895

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

8896

8897

8898

8899

8900

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

8971

8972

8973

8974

8975

8976

8977

8978

8979

8980

8981

8982

8983

8984

8985

9031

9032

9033

9034

9035

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8866

8867

8868

8869

8870

8871

8872

8873

8874

8875

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

news-0612-mu