Wali Kota Bontang mengunjungi Creative Night Market di Jalan Cut Nyak Dien, kawasan Salebba, Sabtu (25/4/2026) malam. [Foto: KMF-Hendra]
KERAMAIAN tak terhindarkan di Jalan Cut Nyak Dien, kawasan Salebba, Sabtu (25/4/2026) malam. Creative Night Market (CNM) kembali digelar dan langsung menyedot perhatian warga. Puluhan tenant kuliner dan produk kreatif dipadati pengunjung sejak selepas magrib hingga menjelang malam.
Gelaran yang berlangsung pukul 17.00–23.00 WITA ini menjadi ruang bertemunya pelaku usaha lokal dengan pasar yang lebih luas. Dari 100 UMKM dan paguyuban yang diundang, sebanyak 60 peserta ambil bagian. Mereka memanfaatkan momentum akhir pekan untuk meningkatkan penjualan sekaligus memperkenalkan produk.
Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang, Eko Marsudi, menyebut CNM dirancang sebagai panggung ekonomi kreatif yang mudah diakses masyarakat. Selain kuliner, panggung hiburan seni turut menjadi daya tarik yang membuat pengunjung bertahan lebih lama di lokasi.
Skema penyelenggaraan juga memberi ruang lebih bagi pelaku usaha. Tidak ada biaya sewa lapak yang dibebankan. Peserta hanya menanggung kebutuhan operasional seperti kebersihan dan listrik secara mandiri. Kebijakan ini dinilai meringankan beban awal UMKM untuk ikut serta.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menilai CNM bukan sekadar agenda hiburan, melainkan strategi menggerakkan ekonomi berbasis komunitas. Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pokdarwis Kelurahan Bontang Baru, Kecamatan Bontang Utara, dan Gerakan Pemuda Ekonomi Kreatif (GEPREK).
Ia mendorong agar kegiatan serupa tidak berhenti di satu titik. Pemerintah berencana memperluas lokasi penyelenggaraan secara bergilir di tiga kecamatan. Kawasan Kanaan di Bontang Barat dan Jalan Mangrove Berbas Pantai di Bontang Selatan disebut berpotensi menjadi titik berikutnya, sekaligus memperkuat promosi destinasi lokal.
Di tengah keramaian, interaksi langsung antara kepala daerah dan warga juga terlihat. Neni menyapa pengunjung lintas usia, bahkan mengajak mereka terlibat dalam permainan ringan berhadiah. Aktivitas ini menambah suasana cair di tengah padatnya arus pengunjung.
CNM kali ini merupakan penyelenggaraan ketiga sepanjang 2026, setelah edisi sebelumnya digelar pada Februari. Dengan tren kunjungan yang terus meningkat, kegiatan ini diproyeksikan menjadi agenda rutin yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi warga Bontang. [RE/ADS/BTG]
Tidak ada komentar