Hadapi Kemarau, PTMB Siapkan Sumur Alternatif untuk Jaga Pasokan Air Balikpapan

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
19 Agu 2026 21:12
2 menit membaca

BALIKPAPAN – Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB) menyiapkan sejumlah sumber air alternatif untuk mengantisipasi penurunan debit air baku waduk selama musim kemarau.

Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan air bersih masyarakat tetap terpenuhi meski kondisi cuaca kering berpotensi menekan ketersediaan air baku utama.

Direktur Utama PTMB Balikpapan, Yudhi Saharuddin, mengatakan sumber air alternatif yang disiapkan tidak hanya berasal dari sumur milik perusahaan, tetapi juga memanfaatkan potensi sumber air milik masyarakat.

Salah satu sumber yang tengah dipersiapkan berada di kawasan Kampung Baru. Berdasarkan hasil peninjauan, sumur milik masyarakat di kawasan tersebut diperkirakan mampu menghasilkan debit sekitar 20 liter per detik.

“Kemarin juga kita kunjungi salah satu sumur di Kampung Baru, itu sebagai salah satu alternatif untuk membantu masyarakat sekitar sana,” kata Yudhi, Rabu (19/8/2026).

Menurut Yudhi, sejumlah sumber air alternatif tersebut ditargetkan mulai dimanfaatkan pada September 2026. Sumber-sumber tersebut diharapkan menjadi penyangga tambahan ketika pasokan dari sumber air baku utama mulai mengalami penurunan.

“Insya Allah bulan depan alternatif-alternatif sumber air lain sudah bisa kita manfaatkan,” ujarnya.

Hampir 10 Sumur Ditambah

Selain memanfaatkan sumur masyarakat, PTMB juga telah memperkuat cadangan sumber air melalui pembangunan sejumlah sumur baru.

Yudhi menyebut hampir 10 titik sumur telah ditambahkan sepanjang 2025. Sumur-sumur tersebut tersebar di sejumlah wilayah, antara lain Balikpapan Timur, Balikpapan Utara, dan Kampung Damai.

“Ada kemarin kita sudah tambahan hampir 10 sumur di tahun 2025. Itu terbagi, ada di timur, ada di utara, kemudian ada juga di Kampung Damai,” jelasnya.

Salah satu sumber potensial berada di kawasan depan Pelabuhan Kampung Baru. Dengan kemampuan produksi sekitar 20 liter per detik, sumur tersebut dinilai cukup membantu memenuhi kebutuhan air masyarakat di wilayah sekitarnya.

PTMB juga menyiapkan strategi tambahan berupa pemanfaatan instalasi pengolahan air (IPA) mobile sebagai bagian dari langkah antisipasi menghadapi kondisi sumber air baku yang berfluktuasi.

Beragam opsi tersebut disiapkan agar pelayanan air bersih tidak sepenuhnya bergantung pada pasokan dari waduk ketika debit air mengalami penurunan.

Jaga Layanan di Tengah Ancaman Kemarau

Yudhi menegaskan, optimalisasi sumber air alternatif menjadi salah satu langkah PTMB menjaga keberlanjutan layanan kepada pelanggan.

Pemanfaatan sumur perusahaan, sumur masyarakat yang potensial, hingga IPA mobile diharapkan mampu memberikan tambahan pasokan ketika kondisi sumber air utama tidak lagi optimal.

Langkah tersebut sekaligus menjadi upaya PTMB mengantisipasi dampak kemarau terhadap pelayanan air bersih di Kota Balikpapan.

Dengan berbagai sumber alternatif yang disiapkan, PTMB berharap distribusi air kepada masyarakat tetap dapat berjalan meski kondisi debit air baku waduk mengalami penurunan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }