SMP Negeri 3 Bontang menjadikan pengelolaan arsip digital sebagai salah satu modal utama dalam menghadapi proses re-akreditasi sekolah yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.BONTANG – SMP Negeri 3 Bontang menjadikan pengelolaan arsip digital sebagai salah satu modal utama dalam menghadapi proses re-akreditasi sekolah yang dijadwalkan berlangsung tahun depan.
Sekolah terus melakukan penataan administrasi berbasis teknologi agar seluruh dokumen penting dapat tersimpan secara rapi dan mudah diakses.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Rahayu Novita, menjelaskan bahwa sistem arsip digital mulai diterapkan secara optimal dalam beberapa tahun terakhir.
Menurutnya, langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap sistem administrasi pendidikan yang kini semakin mengandalkan teknologi elektronik.
Ia mengatakan seluruh dokumen penting sekolah telah disimpan dalam bank data digital yang dikelola secara sistematis oleh masing-masing bidang kerja.
Setiap arsip disusun berdasarkan kebutuhan agar memudahkan pencarian ketika sewaktu-waktu diperlukan.
“Mulai dari administrasi pembelajaran sampai dokumentasi kegiatan sudah tersusun lengkap,” ujarnya, Kamis (21/5/2026).
Rahayu menilai keberadaan bank data digital membuat proses administrasi menjadi lebih efisien dibandingkan sebelumnya.
Sekolah kini tidak lagi bergantung pada tumpukan berkas fisik yang membutuhkan ruang penyimpanan besar dan waktu pencarian yang lebih lama.
Berbagai data seperti jadwal pelajaran, laporan kegiatan, arsip rapor siswa, hingga dokumen kurikulum telah tersimpan dalam folder digital sehingga dapat diakses dengan cepat saat dibutuhkan.
Selain itu, sekolah juga mengoptimalkan penggunaan akun belajar dari Kementerian Pendidikan guna mendukung administrasi berbasis teknologi.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bentuk adaptasi sekolah terhadap perkembangan sistem pendidikan modern.
Rahayu mengungkapkan, sistem pengarsipan SMP Negeri 3 Bontang sebelumnya pernah meraih penghargaan juara pertama kearsipan dari Wali Kota Bontang.
Penghargaan itu menjadi bukti bahwa pengelolaan administrasi sekolah berjalan secara tertib dan profesional.
“Sekarang penilaian lebih banyak berbasis digital, jadi kesiapan data menjadi hal yang sangat penting,” jelasnya.
Ia berharap sistem pengarsipan yang telah diterapkan dapat membantu sekolah mempertahankan predikat akreditasi A yang telah diraih selama lebih dari dua dekade terakhir. (*/asm)
Tidak ada komentar