
Tugu Selamat Datang Bontang.BONTANG – Kemegahan Tugu Selamat Datang, ikon Kota Bontang, kini tercoreng dugaan korupsi. Proyek renovasi senilai Rp1,3 miliar dari APBD 2023 itu tengah diselidiki Kejaksaan Negeri (Kejari) Bontang.
Kepala Kejari Bontang, Philipus Siahaan, membenarkan kasus ini sudah masuk tahap penyelidikan.
“Ya, sudah kami tangani. Doakan saja segera naik ke proses penyidikan,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu (20/8/2025).
Kasus ini mencuat dari laporan masyarakat yang menuding adanya dugaan mark up harga material dalam proyek renovasi tugu tersebut.
Kejari Bontang kini sedang mengumpulkan bukti dan memeriksa pihak-pihak terkait. Tujuannya untuk memastikan ada atau tidaknya kerugian negara dalam proyek miliaran rupiah itu.
“Kami sedang mengumpulkan dua alat bukti untuk menguatkan kasus ini. Supaya jelas di mana dugaan penyimpangannya. Mudah-mudahan statusnya segera naik ke tahap penyidikan,” tegas Philipus.
Proyek Rp1,3 Miliar
Renovasi Tugu Selamat Datang dikerjakan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bontang melalui pemenang kontrak, PT Samudra Prima Mandiri.
Pekerjaan meliputi renovasi 20 tiang ornamental. Setiap tiang dipasangi ornamen api berwarna emas berbahan cetak 3D, dilengkapi lampu. Pada malam hari, tugu tampak berkilau dengan cahaya lampu berwarna keemasan.
Renovasi ini tidak mengubah struktur utama tugu. Perbaikan hanya sebatas mempercantik landmark tersebut.
Adapun simbol 10 tiang di setiap sisi jalan melambangkan bulan Oktober, bulan kelahiran Kota Bontang. (FR)
Tidak ada komentar