40 Tahun di Birokrasi, Pj Sekda Bontang Ungkap Hal yang Bisa “Menyelamatkan” ASN

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
28 Sep 2026 12:12
2 menit membaca

BONTANG – Apel pagi rutin di lingkungan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bontang, Senin (28/9/2026), berlangsung berbeda. Di balik agenda kedinasan tersebut, terselip momen perpisahan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Akhmad Suharto yang menyampaikan refleksi perjalanan panjangnya di dunia birokrasi.

Memimpin apel yang diikuti para asisten, staf ahli, kepala bagian dan jajaran ASN Setda Bontang, Akhmad Suharto mengenang perjalanan pengabdiannya yang telah berlangsung sekitar 40 tahun, sejak meniti karier pemerintahan selepas APDN.

Khusus di Kota Bontang, perjalanan pengabdiannya telah berlangsung hampir tiga dekade. Ia mulai bertugas di Bontang pada 1996 dan perjalanan tersebut kemudian membawanya hingga dipercaya menduduki jabatan Pj Sekda.

Di hadapan jajaran ASN, Akhmad menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini mendukung perjalanan kariernya.

“Saya berterima kasih selama ini telah disupport, baik dari staf paling rendah, dari sopir, sampai tingkat yang paling tinggi, sampai wali kota,” ucapnya.

Selain menyampaikan pesan perpisahan, Akhmad memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengingatkan ASN mengenai satu hal yang menurutnya sangat penting dalam menjalankan tugas pemerintahan: tertib administrasi.

Ia meminta seluruh aparatur bekerja sesuai prosedur dan tidak mengabaikan kelengkapan dokumen dalam setiap pelaksanaan pekerjaan.

Menurutnya, administrasi yang lengkap dan sesuai aturan bukan sekadar formalitas, tetapi menjadi bagian penting dalam melindungi aparatur ketika pekerjaan maupun kebijakan yang telah dilaksanakan harus dipertanggungjawabkan.

“Intinya, kawan-kawan, kerja sesuai dengan prosedur, benar-benar ikuti aturan, administrasi harus lengkap, karena kalau ditanya, semua yang menyelamatkan kita itu administrasi,” tegasnya.

Akhmad juga berpesan agar soliditas antarpegawai tetap dijaga. Menurutnya, roda pemerintahan tidak dapat berjalan hanya mengandalkan seorang pimpinan, tetapi membutuhkan dukungan seluruh jajaran.

Ia meminta ASN Setda Bontang tetap memberikan kinerja terbaik serta mendukung kepemimpinan yang akan melanjutkan tugas pemerintahan ke depan.

Menurutnya, kualitas seorang pimpinan juga sangat dipengaruhi oleh dukungan dan kerja keras jajaran yang berada di bawahnya.

Karena itu, ia mengajak seluruh ASN untuk menjaga komunikasi, kekompakan dan semangat kerja tim tanpa membedakan tingkatan jabatan.

Mewakili Pemerintah Kota Bontang, Akhmad turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh ASN atas dedikasi dan kerja sama yang telah terbangun selama dirinya menjalankan tugas.

Menutup amanatnya, ia meninggalkan pesan yang menekankan bahwa pengalaman dan kedisiplinan merupakan modal penting bagi seorang aparatur.

“Jika kamu kalah dalam hal kemampuan, kamu harus menang dalam hal disiplin. Kalau kamu kalah dalam pendidikan, kamu harus menang dalam pengalaman,” pesannya.

Apel pagi tersebut pun menjadi salah satu momen refleksi perjalanan panjang Akhmad Suharto di lingkungan pemerintahan, sekaligus pesan kepada jajaran ASN agar tetap bekerja profesional, disiplin dan berpegang pada aturan. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }