Winardi Minta Penertiban Balap Liar Diimbangi Pembinaan Generasi Muda

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
2 Jun 2026 11:40
2 menit membaca

BONTANG – DPRD Bontang mendukung langkah aparat kepolisian dalam menertibkan aksi balap liar, yang kerap meresahkan masyarakat dan membahayakan pengguna jalan. Namun, penanganan persoalan tersebut dinilai perlu dibarengi dengan upaya pembinaan agar memberikan solusi jangka panjang.

Wakil Ketua Komisi B DPRD Bontang, Winardi, mengatakan penertiban tetap diperlukan untuk menjaga keamanan, keselamatan, dan ketertiban masyarakat. Meski demikian, pemerintah dan pemangku kepentingan lainnya juga perlu memikirkan, langkah yang dapat mengakomodasi minat generasi muda di bidang otomotif.

“Penertiban memang perlu dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Tetapi disisi lain, kita juga harus memikirkan bagaimana menyalurkan hobi dan bakat mereka ke arah yang lebih positif dan aman,” ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Menurut Winardi, banyak anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap dunia balap motor. Potensi tersebut seharusnya dapat diarahkan melalui kegiatan yang lebih terorganisasi, legal, dan mengutamakan keselamatan, sehingga tidak lagi disalurkan melalui balap liar di jalan umum.

Ia menilai penyediaan sarana dan wadah yang memadai dapat menjadi salah satu solusi, untuk mengurangi praktik balap liar. Dengan adanya fasilitas yang mendukung, para penghobi balap dapat mengembangkan kemampuan mereka tanpa mengganggu ketertiban umum, maupun membahayakan pengguna jalan lainnya.

“DPRD Bontang pun berharap upaya penegakan hukum yang dilakukan aparat dapat berjalan, beriringan dengan program pembinaan dan penyediaan fasilitas pendukung,” tambahnya.

Sehingga pendekatan tersebut, aksi balap liar di Kota Bontang diharapkan dapat ditekan secara berkelanjutan, sekaligus memberikan ruang positif bagi generasi muda untuk menyalurkan bakatnya.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }