Usai HUT RI, Balikpapan Segera Punya CFD di Enam Titik

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
17 Agu 2026 23:17
3 menit membaca

BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan memilih menggelar rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia secara sederhana. Meski demikian, sejumlah agenda utama tetap dilaksanakan sebagai bagian dari penghormatan terhadap momentum bersejarah tersebut.

Ketua Panitia HUT ke-81 RI Kota Balikpapan, Muhammad Fadly, mengatakan konsep perayaan tahun ini disusun mengikuti arahan Wali Kota Balikpapan. Karena itu, rangkaian kegiatan tidak jauh berbeda dari pelaksanaan HUT Kemerdekaan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Untuk HUT RI ke-81 kita sederhana saja. Sesuai dengan arahan Bapak Wali Kota, yang kita laksanakan seperti rangkaian yang biasanya,” ujar Fadly, Senin (17/8/2026).

Sejumlah agenda utama tetap digelar pada 17 Agustus. Rangkaian tersebut meliputi renungan suci, upacara peringatan detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, upacara penurunan Bendera Merah Putih, hingga resepsi kenegaraan.

Pelaksanaan rangkaian kegiatan juga melibatkan berbagai unsur masyarakat. Bahkan, para ketua RT dari seluruh wilayah Kota Balikpapan turut diundang untuk menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan RI.

Namun, peringatan kemerdekaan tahun ini tidak hanya diisi dengan agenda seremonial. Pemkot Balikpapan sekaligus memanfaatkan momentum tersebut untuk memperkenalkan program baru yang ditujukan sebagai ruang aktivitas publik bagi masyarakat, yakni Car Free Day (CFD).

CFD Diluncurkan 23 Agustus

Program CFD Kota Balikpapan dijadwalkan resmi diluncurkan pada 23 Agustus 2026. Seremoni peluncuran akan dipusatkan di Taman Tiga Generasi, Kecamatan Balikpapan Selatan.

Fadly mengatakan peluncuran tersebut menjadi tahap awal sebelum CFD diterapkan di sejumlah wilayah Kota Balikpapan.

“Pada 23 Agustus kita akan melaksanakan peluncuran pelaksanaan Car Free Day di Kota Balikpapan. Seremonialnya nanti di Taman Tiga Generasi di Kecamatan Balikpapan Selatan,” katanya.

Menurut Fadly, CFD tidak hanya ditujukan sebagai tempat masyarakat berolahraga dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Pemkot juga ingin menjadikannya sebagai ruang publik yang dapat mendukung berbagai program pembangunan dan kebijakan daerah.

Selain mendorong pola hidup sehat, keberadaan CFD diharapkan dapat menciptakan ruang kota yang lebih nyaman dan asri. Program tersebut juga diarahkan untuk mendukung sejumlah indikator dalam penilaian reformasi birokrasi.

Menariknya, pelaksanaan CFD nantinya tidak hanya dipusatkan di satu kawasan. Pemkot Balikpapan merencanakan kegiatan tersebut tersebar di enam lokasi yang berada di wilayah kecamatan berbeda.

Dengan konsep tersebut, masyarakat diharapkan memiliki akses yang lebih dekat terhadap ruang publik untuk berolahraga, berinteraksi, dan melakukan berbagai aktivitas positif tanpa harus berkumpul di satu titik.

Peluncuran pada 23 Agustus sekaligus menjadi langkah awal sebelum CFD diterapkan secara lebih luas di lokasi-lokasi yang telah direncanakan.

Dengan demikian, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Balikpapan tidak berhenti pada seremoni. Momentum kemerdekaan turut dimanfaatkan pemerintah daerah untuk menghadirkan program yang dapat memberikan ruang aktivitas publik dan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }