Pelantikan sekaligus pengukuhan pengurus baru tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (2/10/2026).BONTANG – Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kecamatan Bontang Selatan memasuki babak baru. Sebanyak 60 pengurus TP-PKK masa bakti 2026–2031 resmi dilantik, dengan agenda pemberdayaan masyarakat sebagai salah satu fokus utama selama lima tahun ke depan.
Pencegahan stunting, peningkatan kesehatan keluarga, ketahanan pangan, hingga penguatan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah program yang akan didorong dari tingkat kecamatan hingga kelurahan.
Pelantikan sekaligus pengukuhan pengurus baru tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kecamatan Bontang Selatan, Jumat (2/10/2026).
Ketua TP-PKK Kota Bontang, Nur Khalbi, meminta para pengurus yang baru dilantik menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, 10 Program Pokok PKK tidak boleh berhenti sebagai agenda administratif, tetapi harus diterjemahkan menjadi kegiatan yang benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat.
Karena itu, kader TP-PKK juga dituntut memperkuat pendataan warga di lapangan. Data yang akurat dinilai penting agar program pemberdayaan dapat diberikan kepada masyarakat yang tepat dan sesuai kebutuhan.
“Seluruh program pokok harus segera dieksekusi menjadi kegiatan nyata yang manfaatnya langsung dirasakan warga,” pesan Nur Khalbi.
Peningkatan kapasitas kader pun langsung dilakukan setelah prosesi pelantikan. Para pengurus mendapatkan pembekalan mengenai penerapan 10 Program Pokok PKK yang disampaikan Sekretaris TP-PKK Kota Bontang, Kistari.
Pembekalan tersebut diharapkan memberikan pemahaman yang lebih kuat kepada pengurus dalam menjalankan peran PKK sebagai salah satu penggerak pemberdayaan keluarga dan masyarakat.
Wakil Wali Kota Bontang, Agus Haris, yang hadir dalam kegiatan tersebut sekaligus menyampaikan salam dari Wali Kota Bontang, menekankan pentingnya kader PKK melihat persoalan yang benar-benar dihadapi masyarakat.
Salah satu perhatian yang disorot adalah bagaimana mendorong kemandirian ekonomi keluarga melalui program pemberdayaan yang dapat dikembangkan di tingkat masyarakat.
“Kami berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan dan memperkuat program pemberdayaan masyarakat melalui optimalisasi 10 Program Pokok PKK,” ujar Agus Haris.
Menurutnya, keberhasilan program PKK tidak hanya bergantung pada kader. Dukungan pemerintah di tingkat kecamatan dan kelurahan juga menjadi bagian penting agar berbagai kegiatan dapat berjalan secara konsisten.
Karena itu, Agus secara khusus meminta Camat Bontang Selatan, Ahmad Effa Yuliansyah, bersama seluruh lurah di wilayah tersebut memberikan dukungan terhadap gerakan pemberdayaan yang dijalankan TP-PKK.
Dukungan itu mencakup penyediaan fasilitas hingga pendampingan bagi kader dalam melaksanakan berbagai program di tengah masyarakat.
Dengan kolaborasi antara TP-PKK, pemerintah kecamatan, kelurahan, serta masyarakat, berbagai program diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi dapat berlangsung secara berkelanjutan.
Pengurus TP-PKK Bontang Selatan masa bakti 2026–2031 pun diharapkan mampu menjadikan 10 Program Pokok PKK sebagai gerakan nyata dari keluarga untuk keluarga, mulai dari bidang kesehatan, ketahanan pangan hingga penguatan ekonomi masyarakat. (*)
Tidak ada komentar