Turnamen Futsal Antar Kelurahan Bontang Dibuka, Wawali Agus Haris Tekankan Pemerintah Harus Hadir di Tengah Rakyat

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
1 Sep 2026 20:19
3 menit membaca

BONTANG – Semangat kebersamaan antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat mewarnai pembukaan Turnamen Futsal Antar Kelurahan se-Kota Bontang Tahun 2026 di Lapangan Etam Futsal, Kelurahan Guntung, Senin sore (31/8/2026).

Mewakili Wali Kota Bontang, Wakil Wali Kota Agus Haris secara resmi membuka kompetisi yang diikuti 15 tim dari berbagai kelurahan di Kota Taman tersebut.

Turnamen yang digagas Karang Taruna Citra Kelurahan Guntung ini mendapat dukungan dari PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT). Ajang olahraga tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 9 September 2026.

Bagi Pemerintah Kota Bontang, turnamen ini tidak sekadar menjadi arena memperebutkan gelar juara. Kegiatan tersebut juga menjadi ruang pembinaan generasi muda, mempererat silaturahmi, serta menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Di hadapan jajaran pemerintah, tokoh masyarakat, pemuda, serta pimpinan perusahaan yang hadir, Agus Haris menegaskan komitmen Pemkot Bontang untuk membangun pemerintahan yang terbuka, inklusif, dan benar-benar hadir melayani masyarakat.

Menurutnya, seluruh jajaran pemerintahan, mulai dari tingkat kelurahan hingga pejabat di lingkungan Pemkot Bontang, harus aktif turun langsung untuk mengetahui persoalan dan kebutuhan masyarakat.

“Pemerintah itu prinsipnya melayani, bukan dilayani. Karena itu, kita harus hadir di tengah-tengah masyarakat, mendengar apa yang menjadi persoalan dan kebutuhan masyarakat, kemudian kita tindak lanjuti melalui program dan kebijakan,” tegas Agus Haris.

Selain menyampaikan pesan tentang pelayanan publik, momentum pembukaan turnamen juga dimanfaatkan untuk mengingatkan masyarakat mengenai pentingnya kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

Agus Haris secara khusus mengimbau warga, terutama masyarakat di kawasan Guntung dan Loktuan yang berada di sekitar wilayah industri, agar tidak melakukan pembakaran sampah secara sembarangan.

Imbauan tersebut disampaikan mengingat kondisi cuaca yang cenderung kering dan berpotensi meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.

“Pencegahan harus dimulai dari masyarakat. Jangan sampai persoalan kecil, seperti membakar sampah, justru memicu kebakaran yang dampaknya bisa lebih besar,” pesannya.

Dalam kesempatan itu, Agus Haris juga menyinggung kondisi fiskal daerah yang saat ini menghadapi tantangan akibat menurunnya dana transfer dari pemerintah pusat.

Meski demikian, ia memastikan Pemkot Bontang tetap berupaya menjaga keberlanjutan berbagai program pemberdayaan masyarakat, termasuk program yang menyentuh langsung kepentingan warga di tingkat rukun tetangga.

Pemerintah, kata dia, akan menyesuaikan kebijakan dan program dengan kemampuan anggaran daerah tanpa mengabaikan kebutuhan utama masyarakat.

Sementara itu, Pemkot Bontang memberikan apresiasi kepada PT Pupuk Kalimantan Timur yang secara konsisten mendukung berbagai kegiatan sosial, kepemudaan, dan pemberdayaan masyarakat.

VP Corporate Communication PT Pupuk Kaltim, Dwi Agung Wibowo, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia berharap turnamen futsal tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang pembentukan karakter generasi muda.

Melalui olahraga, para peserta diharapkan dapat menumbuhkan nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, dan persahabatan.

“Lapangan olahraga bukan hanya tempat bertanding, tetapi juga ruang untuk membangun karakter dan memperkuat kebersamaan,” ujarnya.

Pembukaan turnamen semakin semarak dengan prosesi penyerahan piala bergilir dari juara bertahan Kelurahan Tanjung Laut kepada tuan rumah Kelurahan Guntung.

Keakraban antara pemerintah dan dunia usaha kemudian ditutup dengan pertandingan eksibisi antara tim Pemkot Bontang melawan manajemen PT Pupuk Kaltim.

Turnamen Futsal Antar Kelurahan se-Kota Bontang 2026 pun diharapkan tidak hanya melahirkan juara di atas lapangan, tetapi juga memperkuat persatuan, semangat kompetisi sehat, dan kebersamaan masyarakat Bontang. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }