Target 283.940 Peserta, Kemenag Gelar Asesmen Kompetensi Guru Madrasah Secara Digital

JAKARTAKementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) kembali menggelar Asesmen Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan (AKGTK) Madrasah tahun 2024 dengan inovasi format digital melalui Aplikasi AKGTK.

Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan asesmen ini menjangkau lebih dari 283.940 guru dan tenaga kependidikan madrasah di seluruh Indonesia.

Plt. Dirjen Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, dalam sambutan virtualnya dari Makkah Al-Mukarramah, menegaskan pentingnya peran guru sebagai pilar utama dalam sistem pendidikan.

“Keberadaan guru yang berkompeten sangat vital bagi kemajuan pendidikan, meski sarana prasarana terbatas,” ujarnya.

Asesmen kompetensi ini menjadi acuan bagi Kemenag dalam mengembangkan keprofesian berkelanjutan dan memetakan kesesuaian kompetensi guru serta tenaga kependidikan dalam menjalankan tugas sesuai standar yang ditetapkan.

Direktur Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Madrasah, Thobib Al-Asyhar, menjelaskan bahwa persiapan yang matang telah dilakukan sebelum pelaksanaan asesmen.

“Kami telah melakukan uji coba dan bimbingan teknis untuk memastikan sistem berjalan lancar dan user friendly,” ungkap Thobib.

Asesmen dilakukan dalam dua tahap, dimulai dengan uji kompetensi untuk guru mata pelajaran umum, kepala, dan pengawas madrasah pada 24–26 Juni 2024. Tahap kedua akan menyasar guru mata pelajaran agama pada Oktober 2024.

“Sistem AKGTK dapat diakses melalui akun Simpatika di laman akgtk.kemenag.go.id, di mana guru akan menghadapi 60 soal yang harus dijawab secara mandiri,” tambah Thobib.

Menurutnya, hasil asesmen ini akan menjadi dasar bagi Kemenag untuk mengambil kebijakan dalam meningkatkan kompetensi guru melalui Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB).

“Proses ini penting untuk memastikan bahwa setiap guru memiliki profesionalisme yang memadai dalam menghadapi tantangan pendidikan masa kini,” paparnya.

Diharapkan, pelaksanaan AKGTK secara digital ini tidak hanya efisien namun juga dapat memberikan kontribusi signifikan dalam pengembangan mutu pendidikan di madrasah di seluruh Indonesia. (*)

Print Friendly, PDF & Email

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *