Benang Bintik, Lukisan Kehidupan Suku Dayak Ngaju

Redaksi
16 Nov 2021 00:46
Kaltim 1
3 menit membaca

BATIK tidak hanya ditemukan di pulau Jawa saja. Pulau Kalimantan, khususnya kalimantan tengah juga memiliki batik yang terkenal di dunia dan menjadi kain khas Suku Dayak. Ternyata Suku Dayak Ngaju tidak hanya kaya akan budaya dan adat istiadanya saja, namun juga memiliki gambaran kehidupan yang dituangkan ke dalam sebuah kain yang bermotif. Yaitu batik dayak yang dikenal dengan nama Benang Bintik.

Benang Bintik yang merupakan batik Kalimantan Tengah memiliki arti: “Benang” dalam bahasa setempat adalah helaian kain putih. Sedangkan “bintik” memiliki arti desain atau gambar yang ada di atas helaian kain. Batik Suku Dayak Ngaju, Kalimantan Tengah ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi Suku Dayak, karena jenis motif yang tertuang dalam kain melambangkan kebudayaan Suku Dayak.

Konon, motif dalam batik Kalimantan Tengah terpengaruh oleh kepercayaan suku Dayak yang disebut kaharingan. Kepercayaan ini terus berkembang melalui simbol-simbol yang berwujud benda alam ruang angkasa, bumi, maupun yang ada dalam diri seseorang. Motif-motif yang di gambarkan pada kain batik benang bintik diambil dari lukisan ataupun ukiran sisa-sisa sejarah.

Berbeda dengan kain Sasirngan yang merupakan kain khas Kalimantan Selatan, Benang Bintik coraknya beragam. Ada falsafah di kain tersebut yang selama ini menjadi pedoman bagi orang Dayak Kalimantan Tengah.

Batik Benang Bintik Suku Dayak Kalimantan Tengah ini memiliki keistimewaan tersendiri bagi Suku Dayak. Ilustrasi/Foto © rumahulin.com

Salah satu wujud simbol kepercayaan suku Dayak adalah batang Garing atau pohon kehidupan. Pohon ini melambangkan suatu hubungan vertikal antara manusia dengan sang penguasa yang diyakini. Dan hubungan horizontal antara manusia dengan makhluk-makhluk lain yang ada di bumi.

Pohon inilah yang kemudian menjadi salah satu ciri khas motif batik Kalimantan Tengah yang terkenal. Selain dari motif kawit tuyan, guci, tombak, tameng, dan balain nihing.

Selain motif di atas, terdapat motif-motif pilihan yang semakin memperkaya warisan budaya dunia, seperti motif Kelakai (tumbuhan sayur-mayur yang sering dikonsumsi orang Kalimantan), Mandau (senjata khas Dayak), burung Tingang (burung khas Kalimantan), Huma Betang, Naga, motif ukiran Dayak, hingga motif Balanga.

Dalam tahapan pembuatan Bintik Benang yang memiliki kualitas dan nilai seni yang tinggi membutuhkan proses yang tidak sebentar dan juga tidak mudah.

Sama seperti pembuatan batik di berbagai daerah, proses pembutan batik Kalimantan Tengah juga melalui beberapa tahapan yang cukup rumit.

Misalkan saja, pada tahapan yang pertama dimulai dari menyiapkan peralatan dan bahan baku berupa kain dobi, rayon kembang, sutra bermotif, sutra polos, pewarna, lilin, malam dan soda. Bahan-bahan baku ini biasanya didatangkan dari pulau Jawa.

Ketua KPPG, Lian Hasuna (kerudung biru) melakukan penyoletan pada batik Benang Bintik di Palangka Raya, Sabtu (27/07/19). (Foto Antara Kalteng/Rini Andriani)

Lalu tahapan selanjutnya adalah pengecapan atau pemberian motif pada kain yang polos menggunakan canting. Dilanjutkan dengan pencoletan atau pemberian warna ke dalam motif yang sudah dibuat. Setelah itu, kain yang telah bermotif diberi warna dasar seperti warna prosen atau warna neptol, biasanya tahap ini disebut dengan penjegeran.

Tahap berikutnya yang juga finalisasi yaitu plorotan atau perebusan kain untuk membersihkan yang masih melekat pada motif kain. Setelah kain direbus, kemudian dicuci sampai bersih lalu dijemur.

Baru setelah kering, batik Benang Bintik siap dipasarkan. mulai dari bentuk kain sampai bentuk pakaian jadi seperti rok, sarung, selendang, kemeja, maupun daster.

Seiring dengan perkembangan zaman, batik Kalimantan Tengah juga mengikuti perkembangan yang ada. Bisa dilihat dari warna kain batik yang semakin bervariasi, juga pada penambahan motif sebagai hiasan motif utama.

Keunikan batik Benang Bintik telah dipatenkan oleh Badan Karya Dunia sebagai karya budaya asli milik bangsa Indonesia. Pemerintah dan masyarakat Kalimantan Tengah pun menaruh perhatian yang tinggi terhadap kelestarian batik khas tersebut. **

 

Penulis: Faisal/Berbagai Sumber
Editor: Dwipradipta

1 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-0912

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

mahjong ways 2

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10221

10222

10223

10224

10225

10226

10227

10228

10229

10230

11000

11001

11002

11003

11004

11005

11006

11007

11008

11009

10111

10112

10113

10114

10115

10231

10232

10233

10234

10235

10236

10237

10238

10239

10240

11010

11011

11012

11013

11014

11015

11016

11017

11018

11019

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

10206

10207

10208

10209

10210

10211

10212

10213

10214

10215

10216

10217

10218

10219

10220

11020

11021

11022

11023

11024

11025

11026

11027

11028

11029

11030

11031

11032

11033

11034

9041

9042

9043

9044

9045

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10196

10197

10198

10199

10200

10201

10202

10203

10204

10205

11035

11036

11037

11038

11039

11040

11041

11042

11043

11044

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10181

10182

10183

10184

10185

10186

10187

10188

10189

10190

10191

10192

10193

10194

10195

11045

11046

11047

11048

11049

11050

11051

11052

11053

11054

11055

11056

11057

11058

11059

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10166

10167

10168

10169

10170

10171

10172

10173

10174

10175

10176

10177

10178

10179

10180

11060

11061

11062

11063

11064

11065

11066

11067

11068

11069

11070

11071

11072

11073

11074

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

news-0912