Rudy menyampaikan apresiasi kepada Kajati Kaltim periode 2025–2026, Assoc. Prof. Dr. Supardi, atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas di Kalimantan Timur.SAMARINDA – Gubernur Kalimantan Timur H. Rudy Mas’ud menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Provinsi Kaltim dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kaltim dalam mengawal pembangunan daerah agar berjalan cepat, tepat, sekaligus tetap berada dalam koridor hukum.
Hal tersebut disampaikan Rudy Mas’ud dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalimantan Timur yang digelar di Gedung Lamin Etam, Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (14/8/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi kepada Kajati Kaltim periode 2025–2026, Assoc. Prof. Dr. Supardi, atas dedikasi dan kontribusinya selama menjalankan tugas di Kalimantan Timur.
Menurut Rudy, hubungan dan koordinasi yang terbangun antara Pemprov Kaltim dan Kejati selama ini telah memberikan kontribusi penting dalam menjaga kepastian hukum sekaligus mendukung kelancaran pembangunan daerah.
“Jabatan bisa berganti, tempat tugas bisa bergeser, tetapi persahabatan bisa abadi. Kami menyampaikan penghargaan tinggi atas kerja sama dan kontribusi beliau dalam menjaga kepastian hukum di Kaltim,” ujar Rudy.
Rudy menilai peran Kejaksaan dalam pembangunan daerah tidak sebatas sebagai aparat penegak hukum. Kejaksaan juga memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah dalam memastikan berbagai program pembangunan berjalan sesuai ketentuan.
Pendampingan, pencegahan, serta penguatan kepastian hukum dinilai penting agar pemerintah daerah dapat menjalankan program secara efektif tanpa mengabaikan aspek hukum.
Karena itu, Rudy berharap sinergi antara Pemprov Kaltim dan Kejati Kaltim dapat terus diperkuat di bawah kepemimpinan Kajati yang baru.
Menurutnya, kolaborasi antarlembaga menjadi salah satu kunci untuk memastikan pembangunan di Kaltim berjalan optimal dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat.
Sementara itu, Kajati Kaltim periode 2025–2026, Assoc. Prof. Dr. Supardi, mengaku memiliki kesan mendalam selama bertugas di Benua Etam, baik ketika menjabat Wakajati maupun Kajati Kaltim.
Ia menyebut Kalimantan Timur menjadi salah satu daerah yang paling berkesan dalam perjalanan kariernya.
Selain pengalaman dalam menjalankan tugas, Supardi menilai kuatnya hubungan persahabatan dan persaudaraan yang terjalin selama berada di Kaltim menjadi kenangan tersendiri.
Dalam acara yang sama, Kajati Kaltim yang baru, Dr. Chatarina Muliana, menyatakan kesiapannya mengemban amanah dan menjaga kepercayaan yang diberikan untuk memimpin jajaran Adhyaksa di Kalimantan Timur.
Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan tidak mengurangi soliditas dan sinergi yang selama ini telah terbangun antara Kejati Kaltim dengan pemerintah daerah maupun pemangku kepentingan lainnya.
Acara pisah sambut berlangsung dalam suasana hangat. Kegiatan kemudian ditutup dengan pemberian cinderamata sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi kepada pejabat lama sekaligus penyambutan terhadap Kajati Kaltim yang baru. (*)
Tidak ada komentar