Dua Remaja di Balikpapan Meninggal Diduga Tersengat Listrik

oleh -24 views
Dua Remaja di Balikpapan Meninggal Diduga Tersengat Listrik
Orang tua Rangga, salah saru korban meninggal diduga tersengat listrik saat banjir di MT Haryono, Kota Balikpapan (istimewa)

BALIKPAPAN, newsborneo.id – Dua remaja di Balikpapan, Samsul alias Dhika (19) dan Ramadhan Adi Rangga (17) meninggal. Mereka diduga tersengat listrik tiang penerangan jalan umum (PJU) di Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, Minggu (3/7/2022) lalu.

Ayah korban, Rizwin Wizandani mengungkapkan putranya meninggal saat banjir melanda Kota Balikpapan. Korban tidak bisa melepaskan diri dari sengatan listrik saat itu.

Ia menyebut, saat itu Rangga sedang membantu pengendara motor terjebak banjir di kawasan MT Haryono, tak jauh dari traffic light simpang Jalan MT Haryono-Jalan Letjend ZA Maulani.

Dari rekaman kamera pengawas Dinas Perhubungan, terlihat putranya bersama beberapa rekannya, termasuk Dhika tengah membantu mendorong motor yang mogok karena kebanjiran dari arah Damai.

Rangga mendorong bagian belakang motor, sementara rekannya lain memegangi motor di bagian kanan dan kiri. Sedang yang lain ada yang mengekori dan berenang-renang di samping kendaraan yang didorong.

Setelahnya mereka menyusuri median jalan saat hujan masih cukup deras. Saat mendekati lampu PJU ke dua sebelum lampu merah, Rangga tiba-tiba rebah dan menempel di tiang lampu PJU. Riswin menyebut, saat peristiwa itu terjadi sekira pukul 23.30 Wita.

“Saat Rangga jatuh, Dhika yang mencoba mendekat menyelamatkan juga ikut rebah. Mereka meninggal di tempat, dugaannya karena tersengat listrik PJU,” jelasnya.

Sebelum kejadian, Riswin menerangkan, sang anak sedang nangkring bersama teman-temannya di sebuah kedai kopi di Jalan Letjend ZA Maulani.

Karena hujan deras, mereka memilih bermain hujan, sekalian berinisiatif membantu motor yang mogok di jalan. Maklum kawasan MT Haryono memang langganan banjir saat hujan datang.

Dari pantauan CCTV, saat kejadian nahas itu beberapa rekan lain juga ikut menolong. Namun karena tegangan listrik, mereka justru terlempar.

“Kalau dari CCTV saya yakin mereka meninggal di tempat,” ucapnya.

Meski sempat di bawa ke Rumah Sakit Siloam, nyawa keduanya tetap tak bisa diselamatkan.

Padahal, 11 Juli 2022 nanti remaja ini bakal mengikuti tes di Universitas Mulawarman, Samarinda.

Riswin mengaku, sudah mencoba meminta kejelasan kepada Dinas Perhubungan Kota Balikpapan atas kejadian ini. Hanya saja dia belum mendapat jawaban pasti.

Sebab malam itu tak hanya putranya saja yang menjadi korban. Seorang perempuan juga dilaporkan menjadi korban sengatan listrik di jalan yang sama. Namun berhasil diselamatkan oleh warga sekitar.

“Kejadiannya setelah Rangga, sekitar di tiang PJU kelima kalau tidak salah,” kata dia.

Dia menduga kemungkinan adanya kerusakan pada tiang-tiang PJU yang ada di sana.  Tetapi dia mengakui, ada empat petugas Dishub Kota Balikpapan yang telah mendatangi kediamannya dan menyampaikan duka cita dan tali asih. Dia berharap Dishub Kota Beriman dapat memberikan penjelasan terkait kejadian ini.

“Informasi resmi kata mereka akan disampaikan. Apakah ada unsur kelalaian, atau apa saya tidak tahu. Makanya saya minta kejelasan supaya kejadian serupa tidak terulang,” pungkasnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.