Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman.SANGATTA – Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, menyampaikan penghargaan kepada Badan Narkotika Nasional (BNN), Polres Kutai Timur, dan jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas keberhasilan membongkar jaringan besar peredaran narkotika lintas daerah dengan barang bukti lebih dari 92 kilogram sabu.
Menurut Ardiansyah, pengungkapan kasus tersebut menjadi pencapaian penting sekaligus menunjukkan komitmen serius aparat penegak hukum dalam melindungi masyarakat, terutama generasi muda, dari bahaya penyalahgunaan narkoba.
“Saya memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada BNN Republik Indonesia bersama Polres Kutai Timur serta seluruh jajaran Kepolisian Republik Indonesia atas keberhasilan mengungkap jaringan besar peredaran narkoba lintas wilayah,” ucap Ardiansyah Sulaiman.
Ia menilai keberhasilan mengamankan lebih dari 92 kilogram sabu serta ribuan cartridge vape mengandung etomidate menjadi bukti nyata kesungguhan aparat dalam memberantas jaringan narkotika yang dapat merusak masa depan bangsa.
Bupati Kutim juga memuji langkah cepat dan profesional aparat dalam mengembangkan kasus hingga ke sejumlah daerah seperti Samarinda, Balikpapan, Kutai Timur, hingga Jakarta. Jaringan tersebut bahkan diduga memiliki aktivitas di beberapa wilayah Kalimantan, Sulawesi, Bali, sampai Pulau Jawa.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dan masyarakat Kutai Timur, saya menyampaikan terima kasih kepada Kapolres Kutai Timur AKBP Fauzan Arianto beserta jajaran, BNN Republik Indonesia, dan seluruh tim gabungan yang telah bekerja keras dalam Operasi Sapu Bersih Sindikat Narkoba atau Bersinar 2026,” katanya.
Ardiansyah menegaskan, keberhasilan pengungkapan kasus ini menjadi sinyal kuat bahwa negara tidak akan memberi ruang bagi pelaku kejahatan narkotika.
Selain memberikan apresiasi kepada aparat, ia juga mengajak masyarakat untuk ikut terlibat aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Ia meminta warga segera melapor apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.
“Mari bersama-sama menjaga Kutai Timur agar tetap aman, sehat, dan bebas dari narkoba demi masa depan generasi penerus yang lebih baik,” pungkasnya. (one/asm)
Tidak ada komentar