Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni. (News Borneo)NEWSBORNEO.ID – Pemerintah Kota Bontang membuka peluang pengadaan kamera pengawas atau CCTV untuk sekolah swasta. Rencana itu diupayakan masuk dalam penganggaran 2027, menyusul fasilitas serupa yang sebelumnya diberikan ke sekolah negeri.
CCTV tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan keamanan lingkungan sekolah sekaligus membantu pemantauan aktivitas peserta didik. Sebelumnya, fasilitas pengawasan telah dipasang di sejumlah sekolah negeri jenjang SD hingga SMP.
Pemkot Bontang masih menghitung kebutuhan anggaran untuk pengadaan CCTV di sekolah swasta. Pembahasan juga dilakukan bersama dinas terkait untuk memastikan komponen yang nantinya perlu ditanggung pemerintah, termasuk perawatan serta jaringan pendukung.
“Insyaallah kalau nanti ada ruang anggarannya, pasti kami anggarkan,” ungkapnya saat diwawancarai, (3/7/2026)
Namun, penyediaan fasilitas pengawasan tersebut tidak serta-merta membuat keamanan sekolah sepenuhnya menjadi tanggung jawab pemerintah. Sekolah juga didorong menyiapkan langkah pengamanan tambahan sesuai kebutuhan masing-masing.
Salah satunya dengan menyediakan petugas keamanan yang dapat melakukan penjagaan, terutama pada malam hari ketika aktivitas sekolah sudah berhenti.
“Pastinya lumayan, tapi kita coba,” ungkapnya.
Menurutnya, keberadaan CCTV akan lebih optimal jika dibarengi dengan pengamanan langsung di lingkungan sekolah. Dengan begitu, pengawasan tidak hanya mengandalkan perangkat elektronik, tetapi juga ada petugas yang bisa segera mengambil tindakan ketika terjadi sesuatu.
“Satu cukup buat jaga malam, jadi tambah aman,” pungkasnya. (ADV)
Tidak ada komentar