Ini Dia Desa Transmigran Generasi Pertama di Kaltim

Suriadi Said
26 Mei 2025 14:08
Warta 4
3 menit membaca

PENAJAM – Sidorejo merupakan salah satu desa transmigran gelombang pertama di Kalimantan Timur (Kaltim). Desa yang terletak di Kabupaten Penajam Paser Utara ini umumnya didominasi masyarakat Jawa. Tak heran jika nama desa ini terkesan Jawa sekali.

Untuk mengetahui lebih jauh soal Sidorejo, kami mampir ke kantor Kepala Desa. Tim langsung menemui Muhaji yang merupakan Kepala Desa Sidorejo.

Muhaji menerangkan, mulanya Sidorejo merupakan Dusun Kedungrejo yang merupakan bagian dari Kelurahan Petung. Desa Sidorejo sendiri baru lahir melalui pemekaran pada tahun 2010. Desa ini sendiri sudah menjadi kawasan transmigran sejak tahun 1957, termasuk program transmigrasi pertama di Kalimantan Timur.

“Setelah mekar dari Kelurahan Petung, 2010 alhamdulillah terbentuklah Desa Sidorejo. Desa transmigrasi sejak tahun 1957,” kata Muhaji saat berbincang dengan tim Jelajah Ibu Kota Baru, melansir detikcom.

Dia menuturkan, mayoritas penduduk desa Sidorejo adalah suku Jawa. Mereka datang dari program transmigrasi tahun 1957, ketika Indonesia masih dipimpin oleh Presiden Sukarno. Maka, tak heran bila nama desa ini diambil dari Bahasa Jawa.

Foto: Salah satu rumah transmigran generasi kedua di desa Sidorejo, Penajam Paser Utara. (Rakhmad HP/detikcom)

“Dari situ berdasarkan rembukan, masyarakat sepakat memberi nama ‘Sidorejo’. Dalam arti, sido itu kan jadi. Sedangkan rejo itu makmur atau ramai. Mudah-mudahan dengan nama itu Sidorejo jadi ramai,” ungkapnya.

Sidorejo memiliki jumlah penduduk sekira 2.600 orang. Sedangkan jumlah Kepala Keluarga (KK) mencapai 602. Umumnya, mata pencaharian penduduk Sidorejo adalah bertani.

Tingkat pendidikan masyarakat Sidorejo cukup merata. Tak hanya lulusan SD, di Sidorejo juga sudah banyak yang mengenyam pendidikan sampai tingkat S1.

Dia lantas bercerita tentang kondisi Sidorejo ketika masih menjadi Dusun Kedungrejo. Kala itu, kondisi lingkungannya masih rawa-rawa. Dia juga mengisahkan perjuangan para transmigran tahun 1957 di Sidorejo.

“Dulu ini rawa semua. Kalau cerita orang tua dulu, masuk jalan sini aja masih pakai knepel. Jadi goyang-goyang. Maka dari itu, kondisi air di sini tidak seperti di Jawa, airnya warnanya merah,” tuturnya.

Untuk diketahui, knepel adalah jalan yang dibuat dari bongkahan kayu. Umumnya knepel ini dipakai sebagai jalan di hutan industri.

Karena kondisi lingkungan yang masih rawa dan hutan belantara, Muhaji mengatakan saat itu para transmigran yang ingin bercocok tanam masih sangat sulit. Bahkan, tak sedikit para transmigran tak kerasan.

“Bercocok tanam itu yang susah karena rawa. Ada yang karena nggak kerasan, ya balik,” kata Muhaji berdasarkan cerita-cerita para sesepuh di Sidorejo.

Kepala Desa Sidorejo, Muhaji. (Foto: Ist)

Menariknya, walaupun susah bercocok tanam, ikan air tawar cukup mudah didapatkan saat itu, “Kan rawa, dulu ngelempar pancing di lempar dari jendela, ikan lele sebesar tangan dapat,” imbuhnya.

Beruntung, kata Muhaji, pada tahun-tahun pertama para transmigran mendapatkan pasokan bahan makanan dari pemerintah. Dari mulai jatah beras sampai ikan asin.

Informasi terkait Desa Sidorejo sebagai desa program transmigrasi pertama di Kalimantan Timur ini dibenarkan oleh Kepala Dinas Kominfo PPU, Budi Santoso. Dia juga merinci beberap desa-desa transmigrasi lain di PPU.

“Ya, Sidorejo itu desa program transmigrasi pertama di Kaltim. Benar, terus diikuti desa lainnya seperti Girimukti, Argomulyo, dan Semoi Dua yang ada di Kecamatan Sepaku,” kata Budi Santoso.

Desa Sidorejo terus mengembangkan dirinya. Pembangunan di sana-sini terus dilakukan. Apalagi, sebentar lagi Ibu kota baru akan segera dibangun di Penajam Paser Utara. Secara tak langsung desa ini diharapkan terkena imbas baiknya. [rud]

4 Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }
news-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000142

article 710000143

article 710000144

article 710000145

article 710000146

article 710000147

article 710000148

article 710000149

article 710000150

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990066

article 999990067

article 999990068

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

news-1701