Dukung IKN dan Investasi, Kapolda Kaltim Ajak TNI-Polri-Kejaksaan Perkuat Kebersamaan

Avatar photo
Redaksi Newsborneo
15 Jul 2026 19:22
3 menit membaca

BALIKPAPAN – Kapolda Kalimantan Timur Irjen Pol Endar Priantoro menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara TNI, Polri, dan Kejaksaan menjadi faktor penting dalam menjaga stabilitas keamanan, menegakkan hukum, serta mendukung percepatan pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur.

Penegasan tersebut disampaikan saat Kapolda menerima kunjungan Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Krido Pramono bersama jajaran serta Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur Assoc. Prof. Dr. Supardi, SH, MH beserta jajaran dalam kegiatan coffee morning yang berlangsung di Gedung Mahakam Polda Kaltim, Balikpapan, Rabu (15/7/2026).

Pertemuan yang berlangsung penuh keakraban itu menjadi wadah mempererat hubungan antarinstansi sekaligus memperkuat koordinasi dalam menghadapi berbagai tantangan keamanan dan penegakan hukum di Kalimantan Timur.

Dalam sambutannya, Irjen Pol Endar menyampaikan apresiasi atas kehadiran para pimpinan Forkopimda. Menurutnya, komunikasi langsung antarlembaga memiliki nilai strategis dalam membangun kerja sama yang semakin solid di tengah tingginya dinamika tugas dan tanggung jawab masing-masing institusi.

“Di tengah kesibukan dan tugas yang semakin kompleks, momen kebersamaan seperti ini sangat penting untuk mempererat komunikasi, memperkuat koordinasi, dan membangun semangat kebersamaan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” ujar Endar.

Ia menilai sinergi yang kokoh tidak hanya dibangun melalui rapat-rapat formal, tetapi juga melalui komunikasi yang terbuka dan hubungan yang harmonis. Dengan terjalinnya komunikasi yang baik, berbagai persoalan di lapangan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama.

Kapolda menekankan bahwa posisi Kalimantan Timur sebagai pusat pembangunan IKN menjadikan stabilitas keamanan dan kepastian hukum sebagai kebutuhan utama. Menurutnya, keberhasilan pembangunan nasional di wilayah tersebut sangat bergantung pada terciptanya situasi yang aman, tertib, dan kondusif.

“Keamanan dan ketertiban masyarakat tidak mungkin diwujudkan oleh satu institusi saja. Sinergitas TNI, Polri, dan Kejaksaan merupakan fondasi utama dalam menjaga stabilitas daerah, memberikan rasa aman kepada masyarakat, serta menciptakan kepastian hukum yang mendukung investasi dan pembangunan,” tegasnya.

Endar juga mengakui bahwa keberhasilan tugas kepolisian selama ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak, termasuk Kodam VI/Mulawarman dalam menjaga keamanan wilayah dan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Timur dalam mengawal proses penegakan hukum yang profesional, objektif, dan berkeadilan.

Lebih lanjut, ia mengajak seluruh personel di lapangan, mulai dari Babinsa, Bhabinkamtibmas hingga jajaran kejaksaan, untuk terus menjaga komunikasi dan koordinasi yang efektif. Menurutnya, setiap persoalan yang muncul harus diselesaikan melalui dialog, kerja sama, dan semangat kebersamaan, bukan dengan mengedepankan ego sektoral.

Dalam kesempatan itu, Kapolda juga mengibaratkan sinergi antarinstansi layaknya secangkir kopi yang dinikmati bersama. Meski terdiri dari berbagai unsur yang berbeda, semuanya dapat berpadu menjadi satu kekuatan apabila dilandasi rasa saling menghormati, saling mendukung, dan memiliki tujuan yang sama dalam melayani masyarakat.

Ia berharap hubungan harmonis yang telah terjalin selama ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan guna mengawal pembangunan IKN, menjaga keamanan daerah, serta mendukung percepatan pembangunan yang berdampak pada kesejahteraan masyarakat Kalimantan Timur.

“Polda Kaltim akan selalu membuka ruang komunikasi dan koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Kebersamaan dan hubungan yang harmonis antarinstansi merupakan modal penting untuk mewujudkan Kalimantan Timur yang aman, kondusif, dan mendukung suksesnya pembangunan nasional,” pungkasnya. (*)

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

@media print { .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } } .c-float-ad-left { display: none !important; } .c-float-ad-right { display: none !important; } .c-author { display: none !important; } .c-also-read { display: none !important; } .single-post figure.post-image { margin: 30px 0 25px; } #pf-content img.mediumImage, #pf-content figure.mediumImage { display: none !important; }