160 x 600 AD PLACEMENT
160 x 600 AD PLACEMENT

10 Juta Bibit Bakau untuk IKN

Foto udara kawasan hutan tanam industri PT ITCI Hutani Manunggal yang pernah dikunjjungi oleh presiden Joko Widodo pada Desember 2019 di kelurahan Pemaluan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Kamis (11/3/2021). Kawasan tersebut menjadi calon lokasi ibu kota negara baru. Jalan negara yang menjadi akses utamanya kini telah mulus. Kompas/Priyombodo (PRI) 11-03-2021
750 x 100 AD PLACEMENT

SAMARINDA – Pemerintah Republik Indonesia merencanakan penyediaan 10 juta bibit bakau/mangrove untuk pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Baru di Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur.

Kepala Dinas Kehutanan Kaltim Amrullah menyatakan pihaknya menyambut baik rencana pemerintah pusat tersebut. “Pelaksanaan pembibitannya di kawasan delta mahakam,” ujarnya, Selasa (6/4/2021).

Sementara itu, Kepala Badan Restorasi Gambut dan Mangrove Hartono Prawiraatmadja mengatakan bibit tersebut digunakan untuk revitalisasi dan rehabilitasi mangrove di sekitar IKN Baru. “Diharapkan [dapat] mendukung dan membantu pembangunan hijau di IKN Baru,” katanya.

Hartono menambahkan, ke depannya PIM dapat menjadi pusat pembibitan mangrove dan dimanfaatkan sebagai salah satu pusat rehabilitasi mangrove di Benua Etam.

“Kami memperkirakan ada 10 juta bibit mangrove dibutuhkan per tahun hingga 2024,” katanya.

Sebagai informasi, target calon lokasi persemaian mangrove modern berlokasi di Saliki, Muara Badak dan rencana rehabilitasi mangrove di Delta Mahakam seluas 27.244 hektare hingga 2024. Sedangkan, lahan mangrove yang perlu direhabilitasi mencapai 52.000 hektare se Kaltim.

Pembangunan kawasan ibu kota negara (IKN) di Kecamatan Sepaku, Penajam Paser Utara (PPU) akan dikembangkan menjadi kawasan yang hijau dan modern atau green smart city. proses pembangunan dilakukan dengan pola cut and fill ( potong dan isi) yaitu, tanah diambil dari suatu tempat untuk menimbun lokasi yang lain.

Deputi Bidang Kemaritiman dan SDA Bappenas RI Arifin Rudiyanto menuturkan bahwa alam sekitar IKN akan dilestarikan termasuk menjaga ekosistem dan satwa yang ada di lokasi tersebut dengan menanam kembali tanaman yang rindang dan lebih hijau di sekitar lokasi IKN .

“Pastinya, kehijauan yang ada di sini tetap dipertahankan dan tidak mengganggu lahan konservasi dan pengembangan kawasan hijau sesuai geografis daerah tersebut. Sehingga cita-cita IKN green smart city terwujud,” tuturnya. [FR]

Print Friendly, PDF & Email

750 x 100 AD PLACEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

930 x 180 AD PLACEMENT